JawaPos.com - Betrand Peto kembali menjadi pusat perhatian publik setelah dirinya dikaitkan dengan laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang perkaranya sedang bergulir Polda Metro Jaya.
Di tengah proses hukum atas kasus tersebut, sosok penyanyi muda yang akrab disapa Onyo itu ramai dicari, termasuk mengenai profil, pendidikan, keluarga, hingga perjalanan kariernya di dunia hiburan.
Laporan terhadap Betrand Peto diterima Polda Metro Jaya pada 12 September 2026. Polisi menyebut, laporan tersebut berkaitan dengan dugaan kekerasan seksual yang terjadi di sebuah kelab malam di kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan.
Penyidik mendalami kasus tersebut dengan memeriksa pelapor dan sejumlah saksi. Tak hanya itu, penyidik juga bakal melakukan pemeriksaan terhadap pihak terlapor.
Baca Juga: Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Dalam perkembangan terbaru, Betrand Peto telah memberikan klarifikasi. Ia membantah tuduhan melakukan kekerasan seksual dan menyatakan siap mengikuti proses hukum yang sedang berjalan.
"Aku tidak melakukan itu sama sekali," kata Betrand Peto dalam jumpa pers di bilangan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Profil Betrand Peto
Betrand Peto Putra Onsu memiliki nama lahir Alfonsus Toribio Tenkudi. Ia lahir di Ruteng, Nusa Tenggara Timur, pada 14 Maret 2005.
Sosok yang dikenal dengan panggilan Onyo tersebut mulai mendapat perhatian publik setelah video dirinya menyanyikan lagu "Titip Rindu Buat Ayah" karya Ebiet G. Ade beredar dan viral di media sosial. Dari sana, kemampuan vokal membawanya tampil di televisi dan kemudian bertemu dengan Ruben Onsu.
Perjalanan hidup Betrand kemudian berubah ketika Ruben Onsu dan Sarwendah menjadikannya sebagai bagian dari keluarga mereka dengan menjadikannya sebagai anak angkat. Proses tersebut berlangsung melalui rangkaian adat dan proses hukum pada 2019.
Masa Kecil Betrand Peto di NTT
Sebelum dikenal sebagai penyanyi, Betrand menjalani masa kecil di Ruteng. Ruben Onsu pernah mengungkap bahwa Betrand merupakan anak yang cukup mandiri sejak kecil.
Menurut Ruben, Betrand pernah berjualan kue untuk mendapatkan uang transportasi ke sekolah. Jika tidak memiliki uang untuk ongkos, ia bahkan berjalan kaki menuju sekolah.
Kisah tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan Betrand sebelum kehidupannya berubah setelah dikenal publik sebagai penyanyi.
Menjadi Bagian dari Keluarga Ruben Onsu
Pertemuan Betrand dengan Ruben Onsu berawal dari ketertarikan Ruben terhadap kemampuan bernyanyinya. Saat itu, penampilan Betrand mendapat perhatian setelah videonya menyanyikan lagu populer beredar luas di media sosial.
Setelah semakin sering tampil di televisi, kedekatan Betrand dengan Ruben dan keluarganya berkembang. Pada 2019, Ruben dan Sarwendah kemudian menjalani proses pengangkatan Betrand sebagai anak.
Sejak saat itu, Betrand dikenal sebagai bagian dari keluarga Ruben Onsu dan tetap menjalani aktivitasnya sebagai penyanyi.
Pendidikan Betrand Peto
Di tengah kesibukannya di dunia hiburan, Betrand tetap menjalani pendidikan formal. Ia diketahui pernah bersekolah di SMP Negeri 1 Ruteng Cancar sebelum melanjutkan pendidikan di Jakarta.
Setelah pindah ke Jakarta pada 2019, Betrand melanjutkan pendidikan di SMP Perguruan Cikini. Pendidikan tingkat menengah atas kemudian ditempuhnya di Morning Star Academy.
Setelah itu, Betrand Peto kemudian melanjutkan pendidikan berkuliah di University of Jakarta International (UNIJI).
Pendidikan menjadi salah satu hal yang sejak awal turut ditekankan dalam perjalanan Betrand sebagai bagian dari keluarga Ruben Onsu. Saat album pertamanya dipersiapkan, Ruben menegaskan bahwa karier musik Betrand diharapkan tetap berjalan beriringan dengan pendidikan.
Perjalanan Karier Betrand Peto sebagai Penyanyi
Popularitas Betrand tidak berhenti pada video viral. Setelah mendapat perhatian publik, ia mulai merilis sejumlah lagu dan tampil dalam berbagai program televisi.
Pada 2019, Betrand merilis sejumlah karya seperti "Sahabat Kecil", "Pemenang Hidup", dan "Deritaku". Ia juga membawakan lagu "Kamu Berhak Bahagia" bersama Sarwendah.
Kariernya kemudian berkembang melalui kolaborasi dengan sejumlah penyanyi. Ia sempat berduet bersama Anneth dalam lagu "Sahabat Tak Akan Pergi". Betrand juga pernah berduet dengan Judika membawakan lagu "Jikalau Kau Cinta".
Album Malaikat Penjagaku
Salah satu pencapaian penting dalam perjalanan musik Betrand adalah dirilisnya album "Malaikat Penjagaku".
Album tersebut menjadi bagian dari langkah awal Betrand untuk membangun karier sebagai penyanyi secara lebih serius. Album ini berisi delapan lagu dan diproduseri Ruben Onsu.
Ruben ketika itu menyebut bahwa album ini sebagai pijakan awal bagi Betrand untuk terus mengembangkan karier musik sekaligus tetap mendapatkan pendidikan yang baik.
Betrand Peto Terseret Dugaan Kekerasan Seksual
Sorotan terhadap Betrand kini datang dari persoalan hukum. Seorang perempuan berinisial ANW melaporkan Betrand Peto ke Polda Metro Jaya pada 12 September 2026 atas dugaan kekerasan seksual. Pihak pelapor menyampaikan sejumlah bukti kepada penyidik, termasuk hasil pemeriksaan medis.
Penyidik telah memeriksa pelapor dalam proses penyelidikan. Selain itu, pemeriksaan juga akan dikembangkan kepada saksi-saksi hingga pihak terlapor.
Sementara itu, Betrand dan kuasa hukumnya membantah tuduhan tersebut. Ia mengatakan tidak melakukan tindakan seksual sebagaimana yang dituduhkan dan menyatakan siap untuk mengikuti proses hukum.
Biodata Singkat Betrand Peto
Nama lahir: Alfonsus Toribio Tenkudi
Nama lengkap: Betrand Peto Putra Onsu
Nama panggung: Betrand Peto
Nama panggilan: Onyo
Tempat lahir: Ruteng, Nusa Tenggara Timur
Tanggal lahir: 14 Maret 2005
Profesi: Penyanyi dan aktor
Orang tua kandung: Ferdy Peto dan Maria Oktaviana Kurniawati
Orang tua angkat: Ruben Onsu dan Sarwendah
Pendidikan: SMP Negeri 1 Ruteng Cancar, SMP Perguruan Cikini, dan Morning Star Academy.
Baca Juga: Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Betrand Peto Bantah Berprofesi Sebagai LC
Bagi publik, Betrand Peto selama ini dikenal melalui perjalanan dari seorang remaja asal Ruteng yang viral karena kemampuan bernyanyi hingga menjadi penyanyi muda dengan sejumlah karya.