JawaPos.com - Musisi Katon Bagaskara kini membutuhkan bantuan netizen di media sosial karena berkaitan dengan nasib keberadaannya di luar negeri. Katon tengah menghadapi persoalan saat hendak meninggalkan Swiss.
Vokalis grup musik KLa Project itu mengaku tiket penerbangannya bersama Etihad Airways ditolak ketika hendak melakukan check-in di Geneva Airport.
Situasi tersebut membuat Katon berada dalam kondisi tidak menentu. Pasalnya, ia menyebut pihak maskapai tidak memberikan bukti tertulis mengenai pembatalan atau penolakan penerbangannya.
Khawatir akan keberadaannya di Swiss, Katon kemudian membagikan pengalaman tak menyenangkan dialaminya melalui akun Instagram pribadinya. Ia sengaja memviralkan karena membutuhkan kejelasan mengenai status penerbangannya. Ini juga berkaitan dengan masa berlaku visa Katon di Swiss.
Baca Juga: DJ Katty Butterfly Dituntut Ganti Rugi Rp 146 Juta hingga Diancam Proses Hukum Buntut Batal Tampil
"Tiket pulang saya ditolak check-in Etihad di Geneva tapi nggak dikasih bukti tertulis cancellation-nya, juga nggak kasih solusi status flight-nya untuk ngurus extend visanya," tulis Katon.
Menurut Katon, ketiadaan dokumen resmi dari pihak maskapai membuat persoalan jadi semakin rumit. Ia pun mempertanyakan apakah tiket yang telah dibelinya dianggap hangus, sekaligus memikirkan prosedur yang harus ditempuh apabila masa berlaku visanya memang perlu diperpanjang.
"Tiketku hangus? Visa Swiss juga mesti di-extend kan perlu bukti," ungkap Katon.
Rute perjalanan Katon seharusnya dimulai dari Swiss menuju Abu Dhabi. Setelah transit di Abu Dhabi, ia dijadwalkan akan melanjutkan penerbangan menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.
Namun sayangnya rencana tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya lantaran ia tertahan di Swiss tanpa alasan yang jelas.
Menurut Katon, pihak Etihad Airways kemungkinan khawatir dirinya akan mengalami persoalan saat transit dan membutuhkan bantuan terkait visa transit.
"Etihad tidak mengizinkan gue berangkat karena mungkin mereka ada keraguan kalau di Abu Dhabi gue jadi ngerepotin, nggak dapat visa transit KBRI lagi," ungkapnya.
Katon kecewa lantaran belum memperoleh penjelasan yang dianggap memadai dari pihak maskapai. Ia menyebut dirinya diminta untuk menunggu sekitar satu jam tanpa mendapatkan kepastian mengenai kelanjutan penerbangan.
Baca Juga: Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
"Etihad sendiri masih tetap buang badan dan nggak kasih kabar, kita disuruh nunggu satu jam," ujarnya.
Katon berharap dengan diviralkan soal dirinya terdampar di Swiss bisa sampai ke pihak Etihad di Tanah Air, sehingga keberadaannya di Swiss dapat segera menemukan solusi terbaik.