← Beranda
Andovi Da Lopez dan David Nurbianto Bikin Heboh Ideafest 2026
Abdul RahmanSenin, 7 September 2026 | 23.12 WIB
Andovi Da Lopez dan David Nurbianto dalam debat halu Calon Gubernur: Film Bapak Paling Jujur di Ideafest 2026. (Abdul Rahman/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Andovi Da Lopez dan David Nurbianto ikut meramaikan Ideafest 2026 yang berlangsung di bilangan Senayan, Jakarta. Keduanya membawa suasana kampanye calon gubernur Jakarta ke atas panggung dan mengocok perut banyak orang yang menontonnya.

Lewat sebuah acara debat halu Calon Gubernur: Film Bapak Paling Jujur, Andovi dan David menyuguhkan komedi satir politik sekaligus membocorkan cerita dari film terbaru mereka, Bapak Paling Jujur.

Dalam penampilan tersebut, Andovi dan David tidak sekadar berbincang mengenai film. Keduanya tampil dalam balutan teatrikal komedi berusaha tampil meyakinkan memerankan dua calon Gubernur Jakarta yang memiliki program kampanye manis demi merebut hati warga.

David tampil sebagai Wawan, Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1 dan menjanjikan pemberian sembako gratis. Sementara Andovi memerankan Jonas Prakoso, Calon Gubernur Jakarta nomor 2, menawarkan sejumlah janji manis dan menggiurkan. Salah satunya adalah program Rumah Bersubsidi Gratis atau RBG.

Baca Juga: DJ Katty Butterfly Dituntut Ganti Rugi Rp 146 Juta hingga Diancam Proses Hukum Buntut Batal Tampil

"Saya datang dengan program Rumah Bersubsidi Gratis (RBG). RBG penting tidak?," ujar Andovi di hadapan para penonton.

Gagasan yang dimunculkan dalam debat halu ini memang tidak benar-benar untuk mencari solusi atas keruwetan Jakarta. Mereka berusaha membuat suasana debat jadi lucu menghibur para penonton. 

Salah satu gagasan absurd yang dimunculkan adalah persoalan kemacetan Jakarta dengan kembali menggunakan kuda, yang disebut sebagai transportasi kejayaan pada masa lalu.

"Kalau kalian kapok sama nomor urut 2, bisa pilih saya. Saya menawarkan program sembako gratis. Karena menurut saya, percuma punya rumah kalau nggak punya lauk," kata David.

Humor politik yang ditampilkan  sengaja dibuat dekat dengan sejumlah gaya komunikasi dan persona publik yang kerap muncul dalam kehidupan politik sehari-hari.

Situasi debat jadi memuncak pada saat Calon Gubernur Jakarta nomor 2 mendapatkan kutukan. Dia mendadak tidak bisa berbohong sehingga janji-janji manis palsu yang ditawarkan sebelumnya jadi berubah drastis. 

Jonas Prakoso mendadak lidahnya dikunci tidak bisa lagi berbohong. Apa pun yang ada di pikirannya dapat keluar begitu saja secara jujur, termasuk hal-hal yang seharusnya tidak diungkapkan oleh seorang kandidat di depan publik.

Momen kutukan ini juga muncul dalam versi filmnya. Di balik komedinya, film Bapak Paling Jujur membawa persoalan yang lebih serius mengenai kejujuran, pencitraan, dan integritas seorang calon pemimpin.

Andovi mengungkapkan bahwa komedi dalam film bukan sekadar dibuat untuk mengundang tawa. Ada gagasan tentang bagaimana seseorang yang terbiasa membangun citra di publik justru dipaksa menghadapi konsekuensi ketika tidak lagi mampu menyembunyikan kebenaran.

"Ini film memang komedi, tapi inti ceritanya adalah kita mau membahas tentang integritas dan kejujuran," ujar Andovi.

Dalam cerita film, Jonas Prakoso awalnya merupakan calon gubernur yang tengah sibuk menjalani kampanye. Ia berusaha membangun citra sebagai sosok pemimpin ideal dengan berbagai janji manis kepada masyarakat.

"Ada simbolisasi petir di mana gue kena kutukan, gue hanya bisa jawab jujur. Yang tadinya yapping dan segala macam, janji-janji kampanye, gue jadi cuma bisa jawab jujur dan kelihatan aslinya," tutur Andovi.

Konsep film Bapak Paling Jujur tidak hanya bermain di ranah komedi politik. Film ini juga mencoba mengajak penonton melihat kembali persoalan mendasar manusia, yaitu tentang kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.

Andovi menilai, kejujuran tetap menjadi sesuatu yang penting meski dalam situasi tertentu kebenaran tidak selalu mudah untuk disampaikan.

"Gue percaya kejujuran itu penting. Gue percaya, walaupun the truth hurts, you have to say it out loud," ujarnya.

Film Bapak Paling Jujur disutradarai Fajar Nugros dan diproduksi Cahaya Pictures bersama Studio Antelope. Film ini diadaptasi dari film Honest Candidate dan membawa premis tentang kandidat politik yang kehilangan kemampuan untuk berbohong ke dalam konteks kehidupan politik Indonesia.

Baca Juga: Andien Panik Pesawatnya Terdampak Abu Vulkanik, Berputar 1 Jam di Udara

Selain Andovi Da Lopez dan David Nurbianto, film ini juga diperkuat Claresta Taufan, Benedictus Siregar, Soleh Solihun, Nayla Purnama, Lolox, Cing Abdel, TJ Ruth, Indy Barends, Akim Bagil, Mr. Keminggris, Rizki N. Firmansyah, Jeremy Teti, Elwina Ceritain, hingga Mieke Shahir.

Bapak Paling Jujur dijadwalkan tayang serentak di bioskop Tanah Air mulai 15 Oktober 2026.

EDITOR: Abdul Rahman