← Beranda
Rumah Irish Bella di Jakarta Timur Dipenuhi Abu Vulkanik, Anak-anak Terpaksa 'Dikurung' di Rumah
Abdul RahmanSenin, 7 September 2026 | 04.18 WIB
Irish Bella. (istimewa)

 

JawaPos.com - Rumah Irish Bella yang terletak di kawasan Jakarta Timur ikut terdampak abu vulkanik yang berasal dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Kondisi tersebut membuat aktris 30 tahun membatalkan rencana anak-anaknya bermain di luar rumah pada Minggu (6/9).

Irish Bella mengaku terkejut ketika bangun tidur dan tiba-tiba mendapati halaman rumahnya dipenuhi debu. Abu vulkanik bahkan masuk hingga ke bagian dapur rumahnya.

“Pagi-pagi bangun tidur halaman rumah sudah banyak debu, sampai masuk ke dapur #daerahjaktim,” tulis Irish Bella melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

Melihat kondisi tersebut, Irish Bella 'mengurung' kedua buah hatinya tetap berada di dalam rumah. Rencana bermain di luar yang sebelumnya dijadwalkan pada akhir pekan dengan terpaksa dibatalkan demi menghindari paparan abu.

Baca Juga: DJ Katty Butterfly Tetap Dipaksa Tampil di Kelab Malam Bandung Padahal Kondisinya Drop

“Anak-anak nggak jadi main dulu hari Minggu ini ya,” tulis mantan istri Ammar Zoni itu.

Irish Bella tak lupa mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih waspada ketika abu vulkanik menyebar ke lingkungan permukiman. Ia meminta para orang tua untuk  membatasi aktivitas anak di luar rumah sementara waktu demi memastikan kesehatan dan keamanan mereka.

“Semuanya stay safe protect your kids weekend ini better di rumah dulu,” ungkap Irish Bella.

Selain meminta anak-anak tetap berada di rumah, perempuan berhijab tersebut juga mengingatkan warga yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan untuk menggunakan masker. Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap paparan debu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan.

“Kalau harus keluar pakai masker ya, stay safe stay healthy everyone,” pungkas Irish Bella.

Baca Juga: DJ Katty Butterfly Dituntut Ganti Rugi Rp 146 Juta hingga Diancam Proses Hukum Buntut Batal Tampil

Paparan abu vulkanik memang perlu diwaspadai, terutama ketika partikel debu terbawa angin dan masuk ke lingkungan tempat tinggal. Debu vulkanik dapat mengganggu saluran pernapasan, mata, serta kulit sehingga masyarakat di wilayah terdampak dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan perlindungan yang sesuai.

Bagi keluarga yang memiliki anak, lansia, atau anggota keluarga dengan kondisi tertentu yang lebih sensitif terhadap debu, pembatasan aktivitas di luar rumah dapat menjadi salah satu langkah pencegahan selama kondisi udara belum kembali normal.

EDITOR: Abdul Rahman