← Beranda
H-3, Tiara Andini hingga RAN Jadi Bintang Tamu Konser Kahitna 40 Tahun
Abdul RahmanKamis, 3 September 2026 | 15.35 WIB
Jumpa pers konser Kahitna 40 Tahun. (istimewa)

 

JawaPos.com - Konser perayaan Kahitna 40 Tahun kini tinggal menghitung hari. Grup musik legendaris Indonesia itu akan menggelar konser terbesar sepanjang perjalanan karier mereka pada Sabtu, 5 September 2026, di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Jakarta.

Menjelang pelaksanaan konser, antusiasme para penggemar yang dikenal sebagai Soulmate sudah sangat terlihat. Terbukti, sebagian besar kategori tiket telah berhasil terjual habis. Hanya kategori Festival A dan Festival B yang masih tersedia bagi penonton yang ingin menyaksikan langsung perayaan empat dekade perjalanan Kahitna.

Konser mengusung tajuk KAHITNA 40 TAHUN dirancang bukan sekadar sebagai pertunjukan musik, melainkan sebagai perjalanan mengenang karya-karya Kahitna yang telah menemani kehidupan pendengar lintas generasi.

Mengusung tema “Di Antara Takkan Tergantinya Cantik & Titik Nadir Mantan Terindah”, konser ini akan membawa penonton kembali pada berbagai lagu yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidup banyak orang.

Baca Juga: Audi Marissa Ungkap Pesan Perpisahan usai Gugat Cerai Anthony Xie

Lagu-lagu seperti Cantik, Takkan Terganti, Titik Nadir, hingga Mantan Terindah diperkirakan menjadi bagian dari perjalanan musikal yang disiapkan Kahitna untuk para penggemarnya.

Konsep Panggung The Soulmate Journey

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam konser ini adalah konsep panggung bertajuk The Soulmate Journey. Konsep tersebut akan mengajak penonton menyelami perjalanan musik, cinta, dan kenangan Kahitna selama empat dekade dalam satu malam.

Panggung berskala besar juga telah disiapkan untuk menandai momentum bersejarah perjalanan Kahitna. Sejumlah kejutan khusus disebut akan menjadi bagian dari pertunjukan yang dipersiapkan untuk puluhan ribu Soulmate.

Yovie Widianto, pendiri Kahitna, mengaku merasakan emosi tersendiri menjelang konser perayaan empat dekade grup musik yang didirikannya pada 1986 tersebut.

“Tiga hari menuju panggung ini rasanya seperti membuka album lama satu per satu. Empat puluh tahun bukan sekadar angka bagi kami, itu empat puluh tahun orang jatuh cinta, patah hati, menikah, dan pulang ke rumah masing-masing sambil menyanyikan lagu-lagu kami,” katanya di bilangan Jakarta Selatan, Rabu (2/9).

Menurut Yovie, konser tersebut menjadi cara Kahitna menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendengar yang telah setia mengikuti perjalanan mereka selama puluhan tahun.

“Malam nanti, kami tidak hanya ingin tampil, kami ingin memeluk setiap kenangan itu bersama seluruh Soulmate, sebagai ucapan terima kasih yang paling tulus yang bisa kami berikan,” lanjutnya.

RAN hingga Tiara Andini Jadi Bintang Tamu

Perayaan 40 tahun Kahitna juga akan semakin meriah dengan kehadiran sejumlah musisi sebagai bintang tamu. Mereka adalah RAN, Monita Tahalea, Arsy Widianto, Niki Becker, dan Tiara Andini.

Kehadiran para musisi dari generasi berbeda tersebut memperlihatkan bagaimana karya-karya Kahitna tetap memiliki tempat di industri musik Indonesia dan mampu menjangkau pendengar lintas usia.

RAN menyebut, kesempatan tampil dalam konser empat dekade Kahitna sebagai sebuah kehormatan. Bagi mereka, Kahitna menjadi salah satu kelompok musik yang menunjukkan bahwa karya Indonesia dapat berbicara kepada banyak generasi.

Sementara Tiara Andini menilai, lagu-lagu Kahitna memiliki kekuatan untuk bertahan melintasi zaman tanpa kehilangan makna. Ia mengaku ingin memberikan penampilan terbaik sebagai bentuk penghormatan kepada karya-karya yang telah menjadi bagian dari kenangan banyak orang.

"Kahitna adalah salah satu alasan saya percaya bahwa lagu cinta bisa bertahan melewati zaman tanpa kehilangan maknanya. Tampil di konser 40 tahun mereka terasa seperti kesempatan yang tidak akan datang dua kali," kata Tiara Andini.

Monita Tahalea memiliki cerita tersendiri. Ia mengaku tumbuh dengan lagu-lagu Kahitna yang kerap diputar di rumah sejak masa kecilnya.

Arsy Widianto menyebut, kesempatan ini bukan sekadar tampil sebagai bintang tamu, tetapi juga ikut merayakan perjalanan karya yang telah menemani begitu banyak orang, termasuk keluarganya.

Hal senada disampaikan Niki Becker yang menyebut lagu-lagu Kahitna sebagai bagian dari soundtrack masa kecilnya.

Sebagian Besar Tiket Sudah Sold Out

Tingginya antusiasme Soulmate terlihat dari penjualan tiket konser fase kedua. Sejumlah kategori telah dinyatakan habis terjual.

Kategori Super Diamond, Diamond, Platinum Plus, Platinum Kanan dan Kiri, Gold Kanan dan Kiri, serta Silver Kanan dan Kiri sudah berstatus sold out.

Saat ini, tiket yang masih tersedia adalah Festival A seharga Rp 1.350.000 dan Festival B seharga Rp 975.000, belum termasuk sejumlah biaya tambahan sesuai ketentuan penyelenggara.

Tiket resmi konser masih dapat diperoleh melalui Guehadir.id selama persediaan masih tersedia.

Dino Hamid selaku Founder Enjoy Live Experience mengatakan persiapan konser telah memasuki tahap akhir menjelang hari pelaksanaan.

Menurutnya, tujuan utama penyelenggaraan konser bukan hanya mengejar pencapaian penjualan tiket, tetapi menghadirkan pengalaman yang membuat penonton merasa menjadi bagian dari sejarah perjalanan Kahitna.

“Bukan perkara mengejar status sold out semata, tapi memastikan setiap Soulmate yang datang ke NICE benar-benar merasakan bahwa mereka sedang berdiri di tengah sejarah, bukan sekadar menonton konser,” ungkapnya.

Perjalanan Empat Dekade Kahitna

Kahitna didirikan oleh Yovie Widianto pada 1986 dan kemudian berkembang menjadi salah satu grup musik paling berpengaruh dalam perjalanan musik pop Indonesia.

Selama puluhan tahun, Kahitna dikenal melalui perpaduan pop romantis dengan sentuhan jazz, soul, latin, dan easy listening. Karakter musikal tersebut melahirkan sejumlah lagu yang terus dikenang hingga sekarang.

Selain Cantik dan Takkan Terganti, Kahitna juga dikenal melalui karya seperti Andai Dia Tahu, Cerita Cinta, Soulmate, dll.

Baca Juga: Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai

Perayaan 40 tahun ini sekaligus menjadi bukti panjangnya perjalanan sebuah grup musik yang berhasil mempertahankan kedekatan emosional dengan pendengarnya dari generasi ke generasi.

EDITOR: Abdul Rahman