← Beranda
Dolly Parton Tutup Usia Setelah Berjuang Melawan Kanker, Tinggalkan Warisan Musik Abadi
Leni Setya WatiRabu, 2 September 2026 | 00.36 WIB
dolly parton (x @popbase)

JawaPos.com – Legenda musik country Dolly Parton meninggal dunia pada 25 Agustus 2026 di usia 80 tahun setelah menjalani perjuangan singkat melawan kanker.

Dikutip dari Dispatch, kabar tersebut disampaikan pada 26 Agustus waktu Korea. Parton meninggal di Nashville, Tennessee, dan pihak keluarga mengungkap bahwa ia berpulang dengan dikelilingi orang-orang terkasih.

Perwakilan Parton kemudian mengonfirmasi bahwa sang ikon sebelumnya menjalani perawatan di Vanderbilt-Ingram Cancer Center.

Kepergian Parton meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan penggemarnya.

Keponakannya, Bryan Seaver, menyampaikan penghormatan melalui media sosial dan menggambarkan Parton sebagai sosok yang hidup dalam cahaya dan kini telah berada dalam pelukan Yesus.

Sebelum meninggal, Parton juga sempat berbicara mengenai kondisi kesehatannya. Ia mengaku mengalami masa sulit setelah suaminya, Carl Dean, meninggal pada Maret 2025.

Parton merupakan salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah musik country. Sepanjang kariernya, ia dikenal bukan hanya sebagai penyanyi, tetapi juga penulis lagu dengan kemampuan menciptakan karya yang mampu menembus batas genre dan generasi.

Salah satu mahakaryanya adalah “I Will Always Love You”, lagu yang kemudian kembali mendunia melalui versi Whitney Houston dalam film The Bodyguard (1992). Versi Houston bahkan menduduki puncak tangga lagu pop Amerika selama 14 pekan.

Warisan musik Parton jauh melampaui satu lagu. Ia meninggalkan ratusan karya yang membahas cinta, perpisahan, kehidupan, hingga pengalaman perempuan.

Lagu-lagu seperti “Jolene” dan “9 to 5” turut mengukuhkan namanya sebagai salah satu penulis lagu paling berpengaruh dalam musik Amerika.

Kariernya yang berlangsung selama puluhan tahun juga membuat pengaruh Parton menjangkau dunia film, bisnis, dan budaya populer.

Di luar panggung, Parton dikenal luas karena kegiatan sosialnya. Melalui Dolly Parton's Imagination Library, program literasinya telah menyalurkan lebih dari 300 juta buku kepada anak-anak.

Ia juga memberikan dukungan besar terhadap penelitian medis, termasuk menyumbangkan US$1 juta untuk penelitian COVID-19 yang turut berkaitan dengan pengembangan vaksin Moderna.

Kini, dunia kehilangan salah satu ikon country paling berpengaruh sepanjang masa. Pemakaman Parton akan digelar secara pribadi dan hanya dihadiri keluarga terdekat.

Meski sosoknya telah tiada, suara, lagu, serta kepeduliannya terhadap sesama akan terus hidup.

Dari panggung musik hingga Dollywood dan program literasi untuk anak-anak, warisan Dolly Parton akan terus menjadi bagian penting dari sejarah budaya Amerika dan dunia.

EDITOR: Hanny Suwindari