← Beranda
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Abdul RahmanSenin, 17 Agustus 2026 | 16.19 WIB
Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025. (istimewa)

 

JawaPos.com - Putri Andriani Juficha, pemegang gelar Miss Earth Indonesia 2025, meninggal dunia pada Jumat, 14 Agustus 2026, di usia 26 tahun. Kepergian Putri terasa semakin mengharukan karena tanggal tersebut bertepatan dengan hari ulang tahunnya ke-26. 

Kabar meninggalnya Putri Juficha disampaikan organisasi Miss Grand Indonesia. Adapun penyebab kematiannya hingga kini belum diumumkan ke publik. Akan tetapi dugaan yang beredar, ia meninggal akibat mengalami serangan jantung.

Putri Juficha bukan sekadar dikenal karena kecantikan dan kiprahnya di atas panggung. Perempuan asal Manado, Sulawesi Utara, itu memiliki perjalanan yang cukup beragam. Di luar dunia pageant, Putri dikenal sebagai sosok yang memiliki latar belakang pendidikan komunikasi, melanjutkan studi di bidang hukum, aktif dalam isu lingkungan, serta memiliki ketertarikan terhadap musik.

Kehidupan dan Pendidikan Putri Juficha

Baca Juga: Penertiban Truk Tambang Parung Panjang Hanya Bertahan 1 Hari, Netizen Sentil Keras Rudy Susmanto

Putri Andriani Juficha tumbuh sebagai perempuan muda yang tidak hanya mengandalkan penampilan. Pendidikan menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Putri merupakan lulusan bidang komunikasi dan kemudian sempat melanjutkan pendidikan di bidang hukum.

Latar belakang tersebut turut membentuk cara Putri Juficha melihat dunia pageant. Baginya, seorang perempuan yang berada di panggung kontes kecantikan tidak hanya dituntut memiliki penampilan menarik, tetapi juga harus punya kemampuan berkomunikasi, memiliki wawasan, dan peduli terhadap persoalan sosial.

Hal itu terlihat dari isu yang kemudian dibawanya dalam berbagai aktivitas sebagai seorang beauty queen. Putri memberikan perhatian khusus terhadap persoalan lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah dan daur ulang, perlindungan sungai, dan pemberdayaan masyarakat untuk menjaga lingkungan.

Perjalanan Putri Juficha di Dunia Kontes Kecantikan

Nama Putri Juficha semakin dikenal publik setelah mengikuti Miss Grand Indonesia 2025 sebagai perwakilan Sulawesi Utara. Dalam kompetisi tersebut, ia berhasil masuk jajaran Top 6 dan kemudian menjadi salah satu runner-up. Putri juga meraih penghargaan Miss Grand Best Social Project berkat proyek sosial yang dibawanya.

Pencapaian itu menjadi salah satu titik penting dalam kariernya di dunia pageant. Putri Juficha menunjukkan bahwa isu sosial dan lingkungan dapat menjadi bagian penting dari perjalanan seorang ratu kecantikan.

Tidak lama setelah kiprahnya di Miss Grand Indonesia, kesempatan lebih besar datang. Putri kemudian dipercaya menjadi wakil Indonesia di ajang Miss Earth 2025.

Penunjukan tersebut juga menjadi cerita tersendiri. Putri awalnya bukan kandidat yang dipersiapkan sebagai wakil Indonesia di Miss Earth 2025. Setelah Jazmine Rowe tidak melanjutkan posisi tersebut, Putri Juficha ditunjuk untuk membawa nama Indonesia ke panggung internasional.

Membawa Isu Lingkungan ke Panggung Internasional

Sebagai wakil Indonesia di Miss Earth 2025, Putri membawa isu lingkungan sebagai bagian penting dari advokasinya.

Dalam sejumlah kesempatan, Putri Juficha menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah, daur ulang, kebersihan sungai, hingga kehidupan yang lebih berkelanjutan. Ia memandang pendidikan dan pengetahuan sebagai bagian penting untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap lingkungan.

Semangat tersebut kemudian ia wujudkan dalam berbagai kegiatan. Pada Maret 2026, misalnya, Putri tercatat terlibat dalam kegiatan penghijauan dan penanaman pohon di kawasan kaki Gunung Lokon, Tomohon, Sulawesi Utara. Kegiatan itu menjadi bagian dari kampanye penghijauan sekaligus bentuk kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan.

Dengan demikian, gelar Miss Earth Indonesia 2025 bagi Putri bukan sekadar mahkota. Ada tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berusaha dia jalankan di tengah kesibukannya sebagai figur publik.

Momen Unik Saat Mendapat Kesempatan ke Miss Earth

Salah satu cerita menarik dalam perjalanan Putri Juficha menuju panggung Miss Earth berawal dari sebuah doa. Dalam konferensi pers menjelang keberangkatannya ke Filipina, Putri pernah mengungkapkan bahwa dirinya sempat berdoa ketika menjalankan ibadah umrah agar suatu hari bisa mendapat kesempatan mewakili Indonesia di ajang internasional.

Tidak lama setelah pulang, ia menerima pesan dari manajemen Miss Earth Indonesia melalui Instagram yang berisi kesempatan untuk menjadi wakil Indonesia. Momen tersebut kemudian dianggap Putri sebagai salah satu pengalaman penting dalam perjalanan hidupnya.

Ia pun menjalani sejumlah persiapan dengan serius. Selain latihan catwalk, Putri mengikuti kelas public speaking dan berbagai persiapan lain sebelum berangkat ke Filipina untuk mengikuti Miss Earth 2025.

Putri Juficha dan Kecintaannya pada Musik

Di balik aktivitasnya sebagai model dan beauty queen, Putri juga memiliki sisi lain yang cukup menarik, yakni kecintaannya terhadap musik.

Putri diketahui pernah merilis sebuah lagu berjudul "Mati Saja". Musik menjadi salah satu ruang baginya untuk mengekspresikan sisi personal yang berbeda dari sosoknya di atas panggung.

Kiprahnya tersebut memperlihatkan bahwa Putri memiliki minat yang cukup luas. Ia tidak hanya berkutat pada dunia modeling dan kontes kecantikan, tetapi juga pendidikan, isu lingkungan, hingga seni.

Putri Juficha Meninggal di Usia 26 Tahun

Kepergian Putri Juficha pada 14 Agustus 2026 meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta komunitas pageant Indonesia.

Organisasi Miss Grand Indonesia mengenang Putri sebagai sosok yang memberikan warna bagi keluarga besar mereka. Ungkapan duka juga menyoroti karakter, semangat, dan pengaruh positif yang ditinggalkan Putri selama perjalanan hidupnya.

Putri pergi ketika usianya baru menginjak 26 tahun. Ia meninggalkan perjalanan yang singkat, tetapi cukup berwarna. Bagi dunia kontes kecantikan Indonesia, nama Putri Juficha akan selalu menjadi bagian dari perjalanan dunia pageant Tanah Air. 

Baca Juga: Truk Tambang Parung Panjang Berulah Lagi, Anak ABG Jadi Korban

Bukan hanya karena mahkota yang pernah dikenakannya, tetapi juga karena pesan tentang lingkungan dan kehidupan berkelanjutan yang berusaha ia suarakan.

Di usia yang begitu muda, Putri Juficha telah meninggalkan jejak yang lebih dari sekadar gelar. Miss Earth Indonesia 2025 itu dikenang sebagai perempuan muda yang berusaha menggunakan panggung, pengaruh, dan kemampuannya untuk berbicara tentang pendidikan, lingkungan, dan kepedulian terhadap sesama.

EDITOR: Abdul Rahman