JawaPos.com - Clareesya, penyanyi yang tergabung dalam grup musik RoBoKop (Rombongan Bodonk Koplo), menyampaikan permintaan maaf setelah foto dirinya dengan pose mengangkat kedua tangan ke atas dengan mengenakan pakaian terbuka menuai kontroversi di media sosial.
Foto tersebut menjadi sorotan para penguna media sosial setelah Clareesya menuliskan keterangan "gaya takbir" pada unggahan di akun media sosialnya.
Kontroversi muncul karena dalam foto tersebut Clareesya terlihat mengenakan busana terbuka sambil mengangkat kedua tangannya ke atas. Penggunaan istilah "gaya takbir" dalam keterangan foto yang memicu banjirnya kritik dari warganet.
Clareesya mengakui dirinya keliru dalam menuliskan keterangan pada foto tersebut. Ia kemudian menghapus caption yang sebelumnya diunggah dan dengan cepat menggantinya usai mendapat teguran dari sang ibunda.
Baca Juga: Cinta Anita Wing Lee dan Tim Muttoo Menginspirasi Orang yang Kehilangan Harapan
"Sorry ya semua, langsung diganti dan dihapus caption-nya. Aku diingetin ibuku, langsung aku ganti," ujar Clareesya dalam unggahannya di media sosial Threads.
Ia menyadari bahwa unggahan tersebut dapat menyinggung perasaan orang lain. Clareesya sadar keterangan yang ditulisnya tersebut dibuat spontan tanpa mempertimbangkan dampaknya.
"Dari awal memang manusia nggak luput salah ya, ku akuin memang asbun. Tapi akhirnya tahu kok salah dan usaha buat benerin," katanya.
Clareesya tak malu menyebut dirinya termasuk salah satu orang yang asal bunyi atau asbun. Namun, ia bersyukur masih mendapat teguran dari sang ibunda sehingga bisa menyadari letak kekeliruannya.
"Ada beberapa orang yang asbunnya tolol dan aku salah satunya. Tapi untungnya aku masih punya ibu yang langsung ngingetin kalau aku salah," tutur Clareesya.
Menurut dia, kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga agar lebih berhati-hati sebelum mengunggah sesuatu ke media sosial. Ia mengaku, perlu lebih mempertimbangkan pilihan kata, terutama ketika menyangkut hal yang berpotensi menyinggung keyakinan atau perasaan orang lain.
"Ini jadi pelajaran ya buat aku supaya lebih mikir sebelum ngomong dan ngetik," ujarnya.
Clareesya menegaskan bahwa dirinya menyadari letak kesalahannya dan berupaya untuk memperbaikinya. Ia pun menyampaikan permintaan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tersakiti atau merasa tersinggung akibat unggahannya.
Dalam klarifikasinya, Clareesya menegaskan bahwa unggahan tersebut sama sekali tidak ditujukan untuk menghina atau melecehkan agama maupun kepercayaan tertentu. Menurut dia, foto itu merupakan ekspresi dari rasa syukurnya.
Baca Juga: Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
“Saya merasa perlu memberikan klarifikasi bahwa rasa syukur tersebut sepenuhnya ditujukan atas pencapaian pribadi saya sebagai seorang musisi dan kesempatan tampil dalam acara tersebut, serta tidak dimaksudkan untuk menghina, merendahkan, melecehkan, menistakan, ataupun menyinggung agama, kepercayaan, maupun pihak mana pun,” ujar Clareesya dalam klarifikasinya.
Clareesya menjelaskan, unggahan tersebut dibuat sebagai bentuk ungkapan rasa syukur dan ekspresi kebahagiaan karena dirinya mendapatkan kesempatan tampil dalam sebuah acara besar. Baginya, kesempatan tersebut merupakan salah satu pencapaian penting dalam perjalanan kariernya sebagai seorang musisi.