← Beranda
Putra Meisya Siregar Terseret Ombak di Bali, Bebi Romeo Merasa Gagal Jadi Ayah
Abdul RahmanSenin, 20 Juli 2026 | 02.54 WIB
Detik-detik putra Meisya Siregar dan Bebi Romeo terseret ombak di Bali. (Instagram: meisya_siregar)

 

JawaPos.com - Liburan keluarga Meisya Siregar dan Bebi Romeo di Bali berubah menjadi momen yang nyaris berujung petaka. Muhammad Bambang Arr Ray Bach, putra bungsu mereka, hampir kehilangan nyawa setelah terseret ombak besar saat bermain di pantai.

Kisah tersebut dibagikan Meisya Siregar melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia mengatakan peristiwa tersebut menjadi pengalaman paling menegangkan sekaligus menyisakan trauma mendalam bagi dirinya dan juga sang suami.

"Kejadian itu menjadi penyesalan kami sebagai orang tua. Karena hanya beberapa menit merasa aman, kami hampir kehilangan anak yang paling kami cintai," ujar Meisya Siregar.

Menurut dia, Bambang sejak kecil sejatinya sudah sangat akrab dengan suasana laut dan pantai. Kebiasaan diajak bermain di pantai sejak kecil membuat dirinya dan Bebi Romeo sempat merasa putra mereka cukup memahami kondisi pantai sehingga bisa bermain dengan aman. Namun, rasa percaya itu justru membuat mereka lengah.

Baca Juga: Penyebab Denny Sumargo-Olivia Allan 4 Kali Gagal Jalani Program Bayi Tabung

"Hari itu kami lengah. Kami duduk agak jauh dari bibir pantai membiarkan Bambang bermain bersama sahabatnya tanpa benar-benar mengawasi setiap detiknya," kata Meisya Siregar.

Dia pun menceritakan detik-detik saat Bambang nyaris tenggelam akibat terseret ombak. Menurutnya, awalnya suasana pantai berjalan normal. Bambang bersama teman-temannya bermain di pantai. Situasi berubah dalam hitungan detik ketika ombak besar datang secara tiba-tiba dan menyeret Bambang ke laut.

"Awalnya semua terlihat biasa. Anak-anak bermain, tertawa, menikmati ombak, sampai tiba-tiba satu ombak besar datang dan Bambang menghilang. Detik itu rasanya dunia berhenti. Bambang terseret ombak," ujar Meisya Siregar.

Beruntung pada saat kejadian, terdapat rekan sesama selebriti yaitu Irvan Farhad atau Baba dan Hamidah Rachmayanti di lokasi. Selain itu, lifeguard juga sigap memberikan pertolongan dan berhasil menyelamatkan Bambang.

Meski pada akhirnya selamat, insiden itu meninggalkan luka batin yang cukup dalam. Meisya mengungkapkan Bebi Romeo menyalahkan diri sendiri akibat insiden tersebut.

"Tadinya nggak mau buka-buka videonya lagi, nggak sanggup. Papa Bebi Romeo masih belum bisa memaafkan dirinya sampai sekarang karena merasa gagal jadi ayah," ungkap Meisya Siregar.

Rada trauma juga sempat dirasakan Bambang. Setelah kejadian, ia mengaku ingin segera pulang ke Jakarta dan tidak ingin bermain di pantai lagi. Namun keesokan harinya usai makan, keberaniannya secara perlahan tumbuh kembali.

Meski begitu, pengalaman tersebut mengubah cara pandang Meisya dan Bebi Romeo terhadap keselamatan anak saat berada di pantai.

Baca Juga: Jalani Program Bayi Tabung Terakhir Kalinya Usai 4 Kali Gagal, Denny Sumargo Janji Hal Ini Jika Berhasil

Meisya Siregar menyampaikan pesan kepada para orang tua untuk tidak pernah lengah saat mengajak anak bermain di alam terbuka, terutama di pantai dimana ombak bisa berubah sewaktu-waktu.

"Untuk semua orang tua yang menonton video ini, jangan pernah lengah meskipun pantai itu sudah berkali-kali kita datangi. Laut tidak pernah bisa diprediksi. Satu detik saja bisa mengubah segalanya," katanya.

EDITOR: Abdul Rahman