JawaPos.com - Melanie Subono juga ikut mengunggah foto Poppy Nupitasari, terduga pelaku penipuan terhadap Tantri Kotak dan para korban lainnya dengan total kerugian diperkirakan hampir mencapai Rp 10 miliar.
Melanie mengunggah foto Poppy yang sempat diunggah Tantri Syalindri atau Tantri Kotak melalui unggahannya di Instagram. Melanie posisinya tegas memberikan dukungan kepada vokalis grup band Kotak itu.
"Gaes boleh sekali lagi minta bantuan. I'm sorry, gue tahu belakangan sudah kebanyakan minta tolong, tapi power netizen kayak lebih cepat dibanding anu tuh," tulis Melanie melalui unggahnnya di akun melaniesubono di Instagram.
Tujuan Melanie mengunggah foto Poppy supaya netizen atau publik luas mengenali wajahnya. Bagi yang melihat Poppy, diharapkan dapat memberikan informasi supaya terlacak keberadaannya setelah sempat menghilang.
Baca Juga: Sarwendah Ternyata Lebih Dulu Bikin Aduan ke KPAI Sebelum Ruben Onsu
"Please cari sebar orang ini. Terakhir di Jakarta. Yang ketemu atau punya data jelas, tolong hubungi DM nya tantrisyalindri. Terima kasih," lanjut Melanie Subono.
Foto Poppy ditampilkan di akun Instagram Melanie Subono, Tantri Kotak senang. Dia pun mengucapkan terima kasih sudah dibantu oleh putri Adrie Subono itu.
"Mba Mel, it means a lot! Terima kasih sudah membantu memposting," tulis Tantri Kotak pada kolom komentar.
"@tantrisyalindri you helped me and rumahharapanmelanie a lot too !!! hang in there yaaa," balas Melanie.
Sebelumnya, Tantri Kotak memviralkan kasus dugaan penipuan yang dialaminya bersama para korban lainnya dengan total kerugian hampir mencapai Rp 10 miliar. Usai diunggah di akun media sosialnya, kabar ini mendapat sorotan tajam dari publik.
Baca Juga: Biaya Pernikahan Capai 338 Ribu Dolar, Jennifer Coppen Sampai Sakit Kepala
Tak hanya itu, Tantri Kotak juga sempat mengunggah foto Poppy Nupitasari dengan harapan orang-orang yang sempat melihatnya dapat membantu menginformasikan kepada dirinya.
Para korban mencari keberadaan Poppy Nupitasari namun kehilangan jejak. Nomor kontak pribadi dan akun media sosialnya menghilang. Pihak keluarga juga lepas tangan mengingat angka Rp 10 miliar bukanlah angka kecil.