← Beranda
Sarwendah Ternyata Lebih Dulu Bikin Aduan ke KPAI Sebelum Ruben Onsu
Abdul RahmanRabu, 24 Juni 2026 | 04.15 WIB
Artis Sarwendah. (Instagram; sarwendah29)

 

JawaPos.com - Ruben Onsu telah membuat pengaduan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dengan tiga poin penting pada Senin (22/6) kemarin. Pengaduan tersebut terkait masalah pengasuhan hingga dugaan eksploitasi anak.

Sebelum Ruben Onsu membuat pengaduan, Sarwendah ternyata diam-diam lebih dulu membuat aduan ke KPAI yang diawali melalui sebuah surat. Hal itu dinyatakan kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, di hadapan awak media.

"Sebenarnya kami sudah mengirimkan surat ke KPAI tertanggal 21 Juni 2026 dengan agenda meminta audiensi. Lalu kami melakukan pengaduan di KPAI pada 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB," kata Chris Sam Siwu saat ditemui di Jakarta, Selasa (23/6).

Dia mengaku, pihak Sarwendah sengaja bergerak secara senyap tanpa memberi tahu awak media dan publik terkait pengaduan ke KPAI karena ingin menyelesaikan permasalahan secara internal.

Baca Juga: Tak Ada Ampun Bagi Fariz RM, Penyanyi Syahravi Terancam Jadi Tersangka Pelanggaran Hak Cipta

"Pengaduan yang kami lakukan ke KPAI dilakukan tanpa mengundang wartawan karena kami berharap permasalahan anak ini dapat diselesaikan secara tertutup. Itu kami lakukan demi kepentingan anak," papat Chris Sam Siwu.

Selain membuat pengaduan ke KPAI, Sarwendah juga melakukan audiensi dan berusaha meminta pandangan serta solusi atau rekomendasi dari Komnas Perempuan. Menurut pengacara Sarwendah, diskusi dengan Komnas Perempuan dinilai sangat tepat mengingat lembaga negara ini berfokus pada masalah perempuan.

"Kami di sini berdiskusi mencari solusi menggunakan hak klien kami sebagai perempuan," papar pengacara Sarwendah.

Dia menganggap, baik KPAI maupun Komnas Perempuan adalah lembaga yang tepat untuk terlibat menangani permasalahan Sarwendah dengan Ruben Onsu agar ada penyelesaian terbaik dengan mengutamakan kepentingan anak.

Chris Sam Siwu menegaskan bahwa permasalahan ini sedang berproses dan tidak ada maksud untuk mencari siapa yang salah dan benar.

Baca Juga: Biaya Pernikahan Capai 338 Ribu Dolar, Jennifer Coppen Sampai Sakit Kepala

"Kami berharap tidak ada penghakiman di media sosial karena semua akan kami sampaikan kepada lembaga-lembaga yang tepat. Alhamdulillah diterima oleh komisioner dan mereka juga sangat men-support Sarwendah sebagai seorang perempuan," ungkapnya.

EDITOR: Abdul Rahman