← Beranda
Comeback OH MY GIRL Ditunda hingga Paruh Pertama 2027, Penantian Miracle Resmi Bertambah Panjang
Leni Setya WatiSelasa, 23 Juni 2026 | 16.32 WIB
Ilustrasi gambar dari pinterest @renna

JawaPos.com - Harapan para penggemar untuk melihat OH MY GIRL kembali dengan karya terbaru tahun ini harus ditunda lebih lama.

Grup besutan WM Entertainment tersebut dipastikan menggeser jadwal comeback mereka ke paruh pertama tahun 2027, sehingga para penggemar harus bersabar menanti kembalinya enam member di atas panggung.

Dalam pernyataan resminya, WM Entertainment menjelaskan bahwa keputusan ini diambil demi menyuguhkan album dengan kualitas terbaik.

Proses pemilihan lagu dan penyempurnaan konsep disebut membutuhkan waktu lebih panjang dari yang diperkirakan, sehingga jadwal perilisan pun ikut mengalami perubahan.

Meski kabar ini membuat banyak penggemar kecewa, agensi memastikan bahwa seluruh member tetap berkomitmen melanjutkan aktivitas sebagai OH MY GIRL.

Mereka saat ini tengah fokus mempersiapkan album baru yang diharapkan mampu memenuhi ekspektasi para penggemar setelah penantian yang cukup lama.

Sambil menunggu comeback grup, para anggota akan tetap aktif melalui berbagai kegiatan individu sepanjang paruh kedua tahun ini.

WM Entertainment juga mengumumkan perpanjangan masa keanggotaan Miracle 6th Membership sebagai bentuk apresiasi kepada penggemar yang setia mendukung perjalanan OH MY GIRL.

Agensi turut menyampaikan permohonan maaf atas perubahan jadwal tersebut dan berjanji akan menghadirkan karya yang sepadan dengan kesabaran para penggemar.

Mereka juga berkomitmen memberikan informasi yang lebih cepat dan transparan mengenai perkembangan comeback di masa mendatang.

Walau waktu penantian kini bertambah hingga 2027, satu hal yang dipastikan tidak berubah adalah tekad OH MY GIRL untuk kembali dengan musik dan penampilan yang lebih matang.

Bagi Miracle, penundaan ini bukanlah akhir dari penantian, melainkan awal menuju comeback yang diharapkan menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan grup.

EDITOR: Hanny Suwindari