JawaPos.com - Richard Lee merespons status mualaf dirinya yang menjadi bahan pergunjingan banyak orang. Masalah ini jadi semakin panas setelah sertifikat mualaf Richard Lee dicabut, beberapa waktu lalu.
Di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (18/6), Richard Lee memastikan bahwa dirinya berpura-pura atau pencitraan masuk ke agama Islam sama sekali tidak benar. Dia memilih menjadi muslim secara sadar dan tanpa paksaan.
"Saya waktu kecil lahir Katolik, kemudian saya mualaf menjadi muslim. Sekarang saya seorang muslim," kata Richard Lee.
Dia tidak peduli jika dianggap sebagai pencitraan oleh netizen dan publik. Baginya,.masalah keyakinan merupakan ranah pribadi yang pertanggung jawabannya orang yang bersangkutan dengan Tuhan.
Baca Juga: Tanggapan Ruben Onsu Dituding Rajin Berdoa Tapi Punya Penyakit Hati
"Bagi saya yang paling penting keluarga, anak-anak, guru-guru, dan yang paling penting Allah. Saya nggak peduli netizen mau bilang ini apa pun," tegas Richard Lee.
Dia mengaku mempelajari agama Islam secara serius, agama yang diyakininya sebagai jalan kebenaran. Richard Lee tidak membutuhkan penilaian dari orang lain terkait agama dan keyakinan yang dia anut.
Selama berada di dalam tahanan, Richard Lee mengaku dikunjungi oleh sejumlah tokoh agama seperti ustadz Derry Sulaiman dan Ustadz Felix Siauw.
"Ustadz Derry dan ustadz Felix Siauw datang ke saya, memberikan support ke saya secara langsung," ungkapnya.
Status mualaf Richard Lee sempat menjadi sorotan publik setelah sertifikat mualaf dirinya dicabut. Alasan di balik pencabutan sertifikat, salah satunya, Richard Lee tidak menggunakannya untuk mengubah data pada dokumen pribadinya seperti KTP dan lain-lain.
Baca Juga: Kondisi Membaik, Haji Bolot Masih Makan Pakai Selang di RS Fatmawati