JawaPos.com – Aktris Putri Ayudya dengan sukarela menjalani latihan bergaya militer untuk memperkuat peran sebagai anggota Badan Kontra Terorisme Indonesia (ICTA) dalam film aksi terbarunya.
Film ‘13 Bom Di Jakarta’ yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko ini menjadikan Putri harus mengencangkan otot tubuh.
Dikutip dari Antara pada Jumat (22/12), “memang, berat badan saya pada waktu itu sangat berbeda dengan sekarang,” ungkapnya.
Baca Juga: Malam Pencabut Nyawa Disebut-Sebut Sebagai Film Paling Ambisius Sutradara Sidharta Tata
Dengan dukungan dari tim produksi dan rekan-rekan pemain, Putri berhasil mengubah bentuk tubuhnya menjadi lebih atletis.
Selain itu, ia juga mendapat bantuan dari ahli gizi dan program latihan ala militer dari para ahli untuk memberikan keaslian pada perannya sebagai anggota otoritas negara.
"Untuk program pelatihan atau bootcamp, kami melakukannya di Jonggol. Kami benar-benar berlatih bersama teman-teman secara intens," kata Putri.
Baca Juga: Imbas Dipecatnya Jonathan Majors, Marvel Langsung Mengganti Judul Film Avengers: Kang Dynasty
Putri menambahkan, "menurut saya, pelatihan ini menjadi kunci persiapan kami sebelum syuting dimulai."
Mantan Puteri Indonesia tahun 2011 ini juga harus mempelajari penggunaan tiga jenis senjata api berbagai ukuran untuk keperluan perannya dalam film ini.
Senjata-senjata tersebut digunakan dalam berbagai adegan aksi dalam ‘13 Bom Di Jakarta.’
"Ada banyak hal yang menantang, terutama karena saya tidak pernah berhadapan dengan senjata api sebelumnya," ujarnya.
Selain latihan mengenai senjata dan cara penggunaannya, Putri juga harus berlatih menyelaraskan gerakan dengan dialog dalam film.
Sebagai contoh, ia harus menjalani latihan membuka bagasi mobil sambil berdialog dan bersiap-siap dengan senjata secara bersamaan.
"Percayalah, setiap hari saya harus fokus untuk belajar membuka tas, mengeluarkan senjata, memasang pelindung tubuh, dan mengulang-ulang dialognya," tutupnya.