← Beranda
Kapasitas Pasokan Listrik Tuban Ditingkatkan hingga 1.500 Ampere, Siap Suplai Industri Baru
Dadang KurniaJumat, 11 September 2026 | 14.46 WIB
Petugas PLN UIT JBM melakukan rekonduktoring dan pemberian tegangan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tuban–Kerek Line #2. (Dok. PLN UIT JBM)

 

JawaPos.com - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) meningkatkan kapasitas dan keandalan pasokan listrik di kawasan industri Tuban, Jawa Timur.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja mengatakan, pihaknya baru saja menyelesaikan proyek rekonduktoring dan melakukan pemberian tegangan (energize) pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tuban–Kerek Line #2.

Proses energize sirkuit kedua yang terhubung dengan Gardu Induk (GI) 150 kV Tuban tersebut tuntas dilaksanakan pada 4 September 2026. Capaian ini melengkapi penyelesaian sirkuit 1 yang telah lebih dulu di-energize pada 12 Agustus 2026.

"Berdasarkan kajian teknis, rekonduktoring ini merupakan langkah tepat sasaran untuk mengakomodasi peningkatan beban jaringan eksisting," kata Ika melalui siaran tertulis yang diterima JawaPos.com, Jumat (11/10).

Baca Juga: Minyak Brent Meroket ke USD 108, Konflik Iran Terus Tekan Pasokan Global

Melalui peremajaan kawat konduktor sepanjang 13,822 kilometer sirkuit (kms) di kedua lini tersebut, kapasitas penyaluran tenaga listrik di wilayah Tuban dan sekitarnya kini melonjak drastis hingga menyentuh angka kurang lebih 1.500 ampere.

Ika menjelaskan, peningkatan kapasitas transmisi ini dilakukan secara strategis untuk merespons pertumbuhan cepat sektor industri di wilayah Tuban.

Langkah ini juga menjadi prasyarat vital untuk menyokong kebutuhan daya skala besar, salah satunya rencana penyambungan Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) yang memakan estimasi daya hingga 260 MVA.

"Selain meningkatkan kapasitas penyaluran q, infrastruktur ini memperkuat keandalan sistem penyaluran listrik. PLN semakin siap mendukung pertumbuhan beban industri di Tuban hingga mencapai 526 MVA pada 2028 mendatang,” ujar Ika.

Ika melanjutkan, dengan beroperasinya jaringan SUTT 150 kV Tuban–Kerek Line #2 yang lebih andal dan berkapasitas besar, PLN UIT JBM memberikan jaminan kepastian pasokan listrik bagi kawasan industri yang tengah berkembang di Tuban.

Keandalan sistem transmisi ini diproyeksikan menjadi pendorong utama masuknya investasi baru dan ekspansi kawasan pabrik di Jawa Timur, yang pada akhirnya memacu pertumbuhan ekonomi regional maupun nasional.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan