← Beranda
Pertamina Marine Solutions Kembangkan Cara Baru Jaga Keselamatan Kerja
Dimas ChoirulSenin, 31 Agustus 2026 | 22.12 WIB
PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) meraih empat penghargaan dalam ajang Indonesia QHSE & Sustainability Awards (IQSA) 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesia Business Asia/(Istimewa).

JawaPos.com – PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) mengembangkan pendekatan baru dalam menjaga keselamatan kerja dengan memanfaatkan teknologi digital. Langkah ini dilakukan untuk membuat proses pengelolaan kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE) lebih terintegrasi sekaligus memudahkan pemantauan di lingkungan operasional.

Pendekatan HSSE tersebut dibuktikan dengan diraihnya empat penghargaan dalam ajang Indonesia QHSE & Sustainability Awards (IQSA) 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesia Business Asia. 

Penghargaan tersebut meliputi The Best QHSE Leadership 2026 yang diraih oleh Febry Donny, Manager HSSE PMSol, serta The Best QHSE Digital Innovation 2026, The Best QHSE Company Concerned 2026, dan The Best Safety Induction 2026 untuk PMSol.

Manager HSSE PMSol, Febry Donny, meraih penghargaan The Best QHSE Leadership 2026 atas kepemimpinannya dalam mendorong penguatan implementasi HSSE di lingkungan perusahaan. Implementasi tersebut didukung oleh keterlibatan manajemen dalam pengendalian risiko, monitoring kinerja, serta pelaksanaan Management Walkthrough secara berkala di area operasional.

Di bidang inovasi, PMSol terus mendorong transformasi digital dalam pengelolaan HSSE. Salah satunya melalui digitalisasi aplikasi HSSE Induction untuk crew kapal dan juga Tenaga Alih Daya sebelum on boarding, yang mencakup registrasi, upload dokumen pendukung seperti data MCU dan Sertifikat Training, pre-test, Training Demo Room, post-test, hingga penerbitan HSSE Passport digital.

Baca Juga: Pasca Gempa M7,7, Pertamina Pastikan Operasional Fuel Terminal Reo Berangsur Pulih

Jika dahulu proses induksi HSSE menuntut kesabaran ekstra—berkutat dengan tumpukan dokumen fisik mulai dari hasil Medical Check-Up (MCU) hingga sertifikat pelatihan yang tercecer dalam bentuk hardcopy—kini semuanya tinggal kenangan.

Lewat digitalisasi end-to-end yang terintegrasi penuh melalui situs resmi HSSE induction,alur birokrasi manual tersebut resmi dipangkas. Sistem baru ini tidak hanya sekadar memindahkan data ke dalam format digital, melainkan merombak total pengalaman pekerja sebelum turun ke lapangan.

Kini, setiap pekerja wajib melalui tahapan interaktif tour demo room yang imersif sebagai bagian dari modul pengenalan. Setelahnya, mereka dapat merampungkan seluruh tahapan administratif secara mandiri—mulai dari registrasi, materi pelatihan, hingga ujian akhir (post-test)—langsung melalui gawai atau komputer masing-masing.

Begitu seluruh tahapan tuntas, sistem secara otomatis menerbitkan HSSE Passport digital yang langsung bisa diakses oleh pekerja bersangkutan. Inovasi ini kian mempermudah pengawasan di lapangan. Petugas pengawas kini tidak perlu lagi memeriksa dokumen satu per satu; cukup dengan memindai (scan) barcode yang tertera pada kartu digital pekerja, status kesehatan serta riwayat pelatihan langsung tersaji secara akurat dalam hitungan detik.

Tidak berhenti pada efisiensi administrasi, aspek integritas dan keselamatan juga mendapat porsi perhatian utama. Di dalam ekosistem digital ini, disematkan pula fitur barcode pelaporan khusus pada layar antarmuka. Fasilitas ini dirancang agar setiap pekerja dapat dengan mudah dan cepat melaporkan segala bentuk indikasi kecurangan atau fraud secara transparan demi terciptanya lingkungan kerja yang bersih dan aman.

PMSol juga mengembangkan sejumlah inovasi digital lainnya, seperti Digital Medical Check Up (MCU) untuk mengelola proses pemeriksaan kesehatan secara end-to-end serta P-HORSE atau Pertamina HSSE Online Reporting System Excellence yang mendukung pelaporan Unsafe Act dan Unsafe Condition hingga monitoring tindak lanjut secara terintegrasi.

Komitmen perusahaan terhadap budaya keselamatan juga diwujudkan melalui berbagai program, salah satunya Apel Corporate Life Saving Rules (CLSR) yang dilaksanakan secara rutin sebagai sarana penguatan kesadaran terhadap risiko keselamatan kerja dan penerapan budaya kerja yang aman.

Direktur Utama PT Pertamina Marine Solutions (PMSol), Joko Pramono, mengatakan bahwa empat penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen dan kerja bersama seluruh Perwira PMSol dalam menjadikan HSSE sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari setiap aktivitas perusahaan.

“Empat penghargaan yang kami raih dalam Indonesia QHSE & Sustainability Awards 2026 ini merupakan apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperkuat implementasi HSSE di seluruh lini bisnis PMSol. Bagi kami, HSSE bukan hanya mengenai kepatuhan terhadap standar dan regulasi, tetapi harus menjadi budaya yang melekat dalam setiap proses dan aktivitas kerja,” ujar Joko.

Joko menambahkan bahwa PMSol akan terus mendorong inovasi dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan HSSE.

“Kami percaya bahwa kepemimpinan yang kuat, keterlibatan seluruh pekerja, serta inovasi yang berkelanjutan merupakan kunci untuk membangun budaya keselamatan yang semakin matang. Ke depan, PMSol akan terus meningkatkan standar HSSE agar dapat mendukung operasional yang semakin andal, aman, dan berkelanjutan,” lanjut Joko.

Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi PMSol untuk terus memperkuat budaya HSSE dan menghadirkan inovasi dalam mendukung operasional maritim yang aman, andal, dan berkelanjutan.

EDITOR: Mohamad Nur Asikin