← Beranda
Harga Minyak Dunia Bergerak Bervariasi, Ketegangan Iran-AS Bayangi Pasar Minyak
Djati WaluyoSelasa, 18 Agustus 2026 | 15.33 WIB
Harga minyak dunia

 

JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia bervariatif pada perdagangan Selasa (18/8) seiring dengan Iran dan Amerika Serikat (AS) yang menutup peluang perpanjangan nota kesepahaman untuk mengakhiri perang.

Melansir Investing, kontrak berjangka minyak mentah Brent turun tipis 0,09 poin atau 0,10 persen ke level 90,94 dollar per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat naik 0,22 poin atau 0,25 persen ke level 83,99 dollar per barel.

Dilansir Reuters Presiden AS Donald Trump mendesak Iran menyerah dan mengatakan Washington tidak mencari perpanjangan nota kesepahaman dengan Teheran.

Di sisi lain, Iran mengancam akan meningkatkan ketegangan di Selat Hormuz jika kesepakatan damai sementara dengan AS tidak dijalankan.

"Iran seharusnya mengibarkan bendera putih tanda menyerah," ujar Trump kepada Fox News.

Baca Juga: Prabowo Targetkan Lifting 610 Ribu Barel per Hari, 3 Strategi Kementerian ESDM Dianggap Tepat

Sementara itu, pejabat senior Iran menegaskan potensi peningkatan ketegangan di Selat Hormuz jika kesepakatan damai tidak segera terealisasi.

Akibatnya, laju lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz tercatat melambat drastis.

Data pelacakan kapal Kpler menunjukkan hanya lima kapal komoditas yang melintas pada Sabtu dan tidak ada pada Minggu, turun tajam dibandingkan 31 kapal pada akhir pekan sebelumnya.

Kondisi tersebut memperketat pasokan, terlebih stok minyak mentah pada Cadangan Minyak Strategis (SPR) AS menyusut 5,3 juta barel menjadi 293,4 juta barel menjadi level terendah sejak Desember 1982.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan