← Beranda
Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Mentah Dunia Naik Lagi
Djati WaluyoRabu, 12 Agustus 2026 | 15.50 WIB
Ilustrasi situasi perairan di Selat Hormuz. (Reuters).

JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia kembali merangkak naik pada perdagangan Rabu (12/8). Itu seiring memudarnya harapan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Kondisi tersebut juga meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah.

Melansir Investing, kontrak berjangka minyak mentah Brent naik poin 0,59 atau 0,66 persen ke level 89,56 dollar per barel.

Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat naik 0,63 poin atau 0,77 persen ke level 83,84 dollar per barel.

Baca Juga: Trump Tuntut Iran Bayar Ganti Rugi, Negosiasi Selat Hormuz Makin Buntu

Dilansir Reuters Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyebut, Selat Hormuz akan tetap ditutup selama AS tidak mengubah perilakunya dan menerima persyaratan Iran untuk mengakhiri perang.

Kondisi tersebut menimbulkan spekulasi bahwa kesepakatan terkait Selat Hormuz tidak akan langsung membuat jalur perairan tersebut kembali dibuka untuk pelayaran, jika AS tidak memenuhi komitmennya untuk mengakhiri konflik.

Selain itu, gangguan pasokan minyak juga terjadi di sejumlah wilayah di Timur Tengah.

Kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran menyerang kapal Arab Saudi yang membawa peralatan militer di Bab el-Mandeb, jalur perairan antara Laut Merah dan Samudra Hindia.

Sementara itu, sejumlah sumber melaporkan serangan rudal terhadap sebuah kapal kontainer di lepas pantai Pakistan yang diduga merupakan serangan AS.

Baca Juga: Mojtaba Khamenei Rombak Militer Iran, 2 Jenderal Kawakan Pegang Kendali Perang

Administrasi Informasi Energi AS (EIA) menyatakan, sejumlah produsen minyak di Timur Tengah kemungkinan kesulitan mengembalikan produksi minyak ke level sebelum konflik hingga akhir 2027.

Perkiraan tersebut tetap berlaku meskipun pola perdagangan minyak kembali normal pada awal tahun depan.

 

EDITOR: Bayu Putra