← Beranda
Harga Minyak Dunia Naik Tipis di Tengah Optimisme Perdamaian AS-Iran
Djati WaluyoSabtu, 4 Juli 2026 | 16.15 WIB
Ilustrasi harga minyak dunia. (Sumber: Getty Images)

 

JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia kembali naik tipis pada penutupan perdagangan Jumat (3/7) seiring optimisme yang tetap berhati-hati terhadap upaya perdamaian di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Iran.

Melansir Investing kontrak berjangka 0,32 persen, menjadi USD 72,12 per barel pada pukul. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) naik 0,09 persen, menjadi USD 68,78 per barel.

Melansir Bloomberg, analis Citigroup Inc. (Citi) menilai proses negosiasi kedua negara masih menghadapi tantangan.

"Proses negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran masih rapuh, tetapi hingga saat ini tetap berjalan. Persoalan mengenai tarif dan pengelolaan Selat Hormuz masih menjadi isu yang diperdebatkan," ungkap analis Citi dilansir Bloomberg.

Baca Juga: Banyuwangi Sukses Ekspor Sarden Senilai Rp10 Miliar ke Berbagai Negara

Menurut Citi, nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang telah disepakati masih berpeluang bertahan.

"Kami memperkirakan nota kesepahaman tersebut akan tetap berlaku, bukan karena kedua pihak tiba-tiba saling percaya, melainkan karena tidak ada insentif yang menguntungkan bagi keduanya untuk melanggarnya," tulisnya.

Dalam laporanya, Citi pasar energi dunia saat ini bergerak menuju kondisi normal setelah aktivitas pelayaran di Selat Hormuz pulih.

Dilansir Reuters, Sejumlah negara mulai meningkatkan produksi setelah kembali dibukanya Selat Hormuz, yang sebelum pecahnya perang menjadi jalur pengiriman sekitar seperlima pasokan harian minyak dunia serta gas alam cair (LNG).

Produksi minyak Kuwait melonjak menjadi 1,65 juta barel per hari (bph) pada Juni, dari 580.000 bph pada Mei, menurut sumber yang mengetahui persoalan tersebut kepada Reuters pada Kamis. Negara anggota OPEC itu meningkatkan ekspor setelah tercapainya perjanjian damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran.

Selain itu, sedikitnya lima kapal tanker super yang mengangkut total 10 juta barel minyak Arab Saudi telah keluar dari Selat Hormuz. Sementara itu, Saudi Aramco beralih menggunakan harga spot untuk mempercepat penjualan minyak ke pasar Asia, menurut sumber perdagangan dan data pelayaran.

Baca Juga: Jangan Diabaikan! Rem Mobil Tiba-Tiba Ngempos? Ini 4 Penyebab yang Wajib Kamu Ketahui

Melansir Investing, kontrak berjangka minyak mentah Brent naik 0,1 persen ke level 73,44 dollar per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat naik 0,8 persen ke level 70,05 dollar per barel.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan