← Beranda
Kepakkan Sayap Bisnis hingga Kawasan Amlatkar, PLN Indonesia Power Bidik Proyek Solar PV Skala Besar
Nanda Prayoga• Senin, 8 Juni 2026 | 23.40 WIB
PLN Indonesia Power mempertegas komitmennya untuk menjadi perusahaan energi berkelas dunia melalui penjajakan peluang bisnis di kawasan Amerika Latin dan Karibia. (dok. PLN IP)

 

JawaPos.com - PLN Indonesia Power (PLN IP) menjajaki peluang kerja sama energi di kawasan Amerika Latin dan Karibia (Amlatkar). Kawasan Amerika Latin dan Karibia sendiri dinilai memiliki prospek yang menjanjikan, terutama di tengah meningkatnya hubungan ekonomi dan perdagangan dengan Indonesia.

Upaya tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan perusahaan dalam forum 2nd Ambassadors’ Dialogue on Enhancing Trade and Investment Cooperation between Indonesia and Latin America and the Caribbean yang digelar Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta.

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Arief Havas Oegroseno menegaskan bahwa pemerintah mendorong penguatan kerja sama investasi energi dengan negara-negara di kawasan tersebut sebagai bagian dari perluasan kemitraan global Indonesia.

"Indonesia berkomitmen memperluas jejak investasi di sektor energi ke kawasan Amerika Latin, menyusul keberhasilan kerja sama yang telah berjalan di Timur Tengah dan Afrika. Ini adalah situasi yang saling menguntungkan (win-win situation), di mana Indonesia siap menjadi pintu masuk strategis (staging ground) bagi bisnis Anda untuk menembus pasar Asia, begitu pula sebaliknya," ujar Arief Havas Oegroseno dalam keterangannya, Senin (8/6).

Sementara itu, Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan kawasan Amerika Latin dan Karibia menjadi salah satu target pengembangan bisnis perusahaan karena memiliki potensi besar dalam pengembangan energi ramah lingkungan.

Menurutnya, PLN Indonesia Power siap membawa pengalaman dan keahlian yang telah dibangun di Indonesia untuk mendukung proyek-proyek energi berkelanjutan di tingkat global.

"Kawasan Amerika Latin dan Karibia memiliki potensi besar dalam pengembangan energi bersih, dan kami siap menghadirkan pengalaman, teknologi, serta kapabilitas yang telah kami bangun di Indonesia untuk menciptakan nilai tambah bersama para mitra internasional. Langkah ini sekaligus mendukung agenda diplomasi ekonomi Indonesia dan percepatan transisi energi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan," ujar Bernadus.

Selain itu, Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN Indonesia Power Julita Indah menjelaskan bahwa perusahaan memiliki pengalaman yang kuat dalam pengelolaan pembangkit listrik serta pengembangan energi baru terbarukan. Saat ini PLN Indonesia Power mengelola pembangkit dengan kapasitas sekitar 22,1 gigawatt dan terus memperluas portofolio solusi energi berkelanjutan.

"Kehadiran PLN Indonesia Power dalam forum ini merupakan momentum krusial bagi korporasi untuk mendemonstrasikan kapabilitas operasional dan keunggulan strategis kami di sektor energi. Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi para mitra di kawasan Amerika Latin dan Karibia untuk mengoptimalkan potensi investasi yang saling menguntungkan," ujarnya.

Menurut Julita, peluang kerja sama yang tengah dijajaki mencakup pengembangan energi terbarukan melalui PLN IP Renewables. Perusahaan melihat potensi besar pada proyek pembangkit listrik tenaga surya skala besar karena tingginya intensitas radiasi matahari di sejumlah negara Amerika Latin dan Karibia. Selain itu, peluang pengembangan pembangkit minihidro juga dinilai menjanjikan berkat dukungan teknologi turbin yang dimiliki perusahaan.

"Dengan dukungan radiasi matahari yang tinggi di kawasan tersebut, kami sangat tertarik untuk mengeksplorasi proyek Solar PV berskala besar. Selain itu, kami juga melihat peluang besar pada pengembangan Mini Hydro dengan memanfaatkan keunggulan teknologi turbin andal yang kami miliki. Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya untuk studi kelayakan bersama, kemitraan operasional, hingga skema pendanaan strategis," terangnya.

Penjajakan pasar Amerika Latin dan Karibia menjadi bagian dari langkah PLN Indonesia Power dalam memperluas jaringan bisnis internasional sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam pengembangan energi bersih global.

Dengan pengalaman operasional yang dimiliki dan fokus pada transisi energi, perusahaan optimistis dapat membangun kemitraan strategis yang mendukung pertumbuhan sektor energi berkelanjutan di berbagai negara.

EDITOR: Estu Suryowati