JawaPos.com - PT PLN (Persero) akhirnya buka suara terkait ramainya informasi yang beredar di media sosial mengenai keluhan kenaikan tagihan listrik hingga 50 persen. PT PLN sendiri menegaskan bahwa tak ada kenaikan tarif listrik.
“Tidak ada kenaikan tarif listrik. PLN senantiasa menjalankan kebijakan tarif listrik sesuai yang ditetapkan oleh Pemerintah melalui Kementerian ESDM, untuk periode April-Juni 2026 tarif listrik tetap dan tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya,” kata Gregorius Adi Trianto, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), kepada JawaPos.com, Senin (1/6).
Dia berpesan bahwa pelanggan sendiri sejatinya bisa memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk memantau riwayat pembelian token dan pembayaran tagihan listrik secara mandiri, sehingga dapat mengetahui dan mengatur pola penggunaan listrik secara lebih efisien.
Adapun langkah mudah mengecek riwayat pemakaian melalui PLN Mobile adalah sebagai berikut:
1. Buka aplikasi PLN Mobile.
2. Pilih menu "Token dan Pembayaran" pada halaman utama.
3. Klik tombol "Tambah ID Pelanggan" (jika belum terdaftar).
4. Masukkan ID Pelanggan Anda.
5. Klik tombol "Riwayat Penggunaan" (untuk pelanggan pascabayar) atau "Riwayat Pembelian Token" (untuk pelanggan prabayar).
“Selain itu, PLN juga terus mengimbau pelanggan untuk menggunakan listrik secara aman dan bijak, antara lain dengan memeriksa instalasi listrik di dalam rumah secara berkala serta mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan agar konsumsi energi tetap terkendali,” tukas dia.
Sebelumnya, jagat maya dihebohkan dengan kenaikan listrik PLN. Bahkan, kenaikan disebut-sebut mencapai angka 50 persen dalam rentang waktu Mei dan Juni 2026.
Kabar ini salah satunya diunggah oleh akun Instagram @depok24jam yang mengungkap rasa keheranan warganet terkait pemakaian listriknya.
“Padahal, banyak masyarakat yang merasa pemakaian listrik mereka tetap sama dan tidak ada penambahan perangkat elektronik di rumah,” tulis @depok24jam pada akun Instagramnya.
Dalam unggahannya, akun Instagram tersebut membagikan sejumlah keluhan warganet di Thread. Salah satunya datang dari @iinalin*** yang mengaku shock dengan tagihan listriknya.
“Tagihan listrik naik sampai 50 persen loh ya ampun stress. Awalnya Rp2,2 juta jadi Rp3,3 juta. Gilaaa. Pagi-pagi buka tagihan listrik, langsung shock. Kok bisa ya? Gak bilang-bilang? Gak ada berita sama sekali. Saya bingung, Kenapa saya gak diberi tau? Saya tak tau,” ungkapnya.