JawaPos.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menggelar pertemuan secara daring dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) setelah penyedia indeks global tersebut mengumumkan perkembangan terbaru terkait pasar modal Indonesia.
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan pertemuan tersebut membahas banyak hal mengenai posisi pasar saham Indonesia di mata MSCI.
Namun, ia tidak dapat menyebutkan hasil dari pertemuan yang dilaksanakan sejak Senin (19/10) siang tersebut.
“Hari ini kami telah bertemu secara online dengan MSCI. Membicarakan banyak hal, tetapi seperti pertemuan-pertemuan sebelumnya dengan MSCI, kami tidak dapat mengungkap detail maupun kesimpulan dari pertemuan tersebut,” ujar Jeffrey saat ditemui di BEI, Jakarta, Senin (19/10).
Baca Juga: IHSG kembali Merah pada Pembukaan Awal Pekan, Terjun Bebas ke 4.914
Jeffrey mengatakan, BEI dan MSCI sebelumnya juga telah beberapa kali melakukan komunikasi terkait agenda reformasi pasar modal Indonesia.
BEI, lanjut Jeffrey, akan terus berdiskusi dengan MSCI, penyedia indeks global lainnya, serta investor internasional untuk memperkuat transparansi dan tata kelola pasar modal.
“Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan reformasi di pasar modal. Kami akan terus melakukan inisiatif-inisiatif dalam upaya menghadirkan transparansi yang lebih baik, pasar yang lebih kredibel, dan tata kelola yang lebih baik,” pungkasnya.