JawaPos.com - Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk memperkuat kerja sama pembangunan multilateral melalui mobilisasi modal swasta, percepatan implementasi program pembangunan, serta kebijakan pembiayaan yang selaras dengan kebutuhan dan kapasitas negara.
Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, mengatakan pentingnya peran World Bank Group dalam mendorong investasi produktif dan menciptakan lapangan kerja berkualitas.
Ia menyebut, terdapat tiga prioritas utama Indonesia dalam kerja sama pembangunan internasional, yaitu mobilisasi modal swasta melalui pembiayaan yang terjangkau dan investasi produktif.
Kemudian percepatan persetujuan dan implementasi program pembangunan melalui penguatan kerja sama dengan World Bank Group.
“Serta penerapan kebijakan graduation yang tetap mempertimbangkan kepemilikan negara (country ownership) dan kesinambungan dukungan pembangunan,” ujar Suahasil dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (15/10).
Suahasil mengatakan, di tengah dampak perubahan iklim dan bencana alam, aksi iklim serta kesiapsiagaan menghadapi krisis perlu dirancang secara praktis dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing negara (country-driven).
Ia menegaskan bahwa Indonesia mendukung implementasi Paris Agreement serta upaya adaptasi yang sejalan dengan ketahanan energi, keterjangkauan, daya saing, dan kesinambungan fiskal.
"Bagi Indonesia, prioritasnya sudah jelas, pembiayaan yang menarik investasi produktif, implementasi yang menghasilkan lapangan kerja berkualitas, serta kemitraan yang terus berkembang seiring dengan kebutuhan negara," pungkasnya.