JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mengatakan pemerintah perlu memacu konsumsi rumah tangga hingga di atas 5,4 persen agar Indonesia mampu mencapai target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027.
”Kalau untuk mendapatkan 6 persen, maka konsumsi rumah tangga itu harus lebih tinggi dari 5,4 persen pertumbuhannya,” kata Suahasil dikutip Jumat (9/10).
Selain konsumsi rumah tangga, Menkeu menilai belanja pemerintah juga perlu ditingkatkan di atas 5,6 persen. Di sisi lain, investasi menjadi komponen lain yang diandalkan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: Pertumbuhan Vietnam Capai 9 Persen, Airlangga Dorong Digitalisasi hingga AI
Maka dari itu, Suahasil menerangkan pemerintah bakal merancang sinergi antara Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Danantara untuk mendorong pertumbuhan investasi hingga 7 persen.
"Kita berharap bersama Danantara kita desain bagaimana APBN dan Danantara kemudian bersatu, sehingga bisa mendorong pertumbuhan investasi kaliber 7 persen. Ini pekerjaan besar dan membutuhkan yang namanya kita bekerja bersama," ujar dia.
Ia menjelaskan APBN dan Danantara perlu untuk bekerja sama meski memiliki fungsi berbeda. APBN berfungsi mendukung pelayanan publik, pembangunan infrastruktur publik, perlindungan sosial, serta operasional pemerintahan.
Baca Juga: Pekerja dengan Gaji di Bawah Rp 10 Juta Tak lagi Kena PPh 21, Pemerintah juga Kaji Revisi PTKP
Sementara itu, Danantara berperan dalam konsolidasi aset dan investasi yang diharapkan menjadi katalis untuk mendorong aktivitas pelaku usaha dan perekonomian.
"APBN dan Danantara itu seperti 'dua lengannya' negara ini. Lengan APBN bekerja, lengan Danantara bekerja," kata Suahasil.