JawaPos.com - Nilai tukar Rupiah diprediksi akan melemah pada perdagangan pekan kempat September setelah masih terus menguatnya indeks mata uang dolar Amerika Serikat (Dolar AS).
Pengamat Ekonomi dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pergerakan mata uang rupiah pada pekan terakhir September kemungkinan besar berada pada level diatas Rp 18.000.
“Untuk rupiah sendiri, rupiah kemungkinan akan melemah, melemahnya kemungkinan besar di Rp 18.150 sampai Rp 18.200-an,” ujar Ibrahim dalam pesan suara yang diterima JawaPos.com, Minggu (27/9).
Baca Juga: Man City Masih Bisa Belanja Besar Meski Menghadapi Tuduhan 115 Pelanggaran
Ibrahim mengatakan, jika seandainya mata uang garuda menguat akan ada kemungkinan bergerak pada level sekitar Rp 17.800.
Ia mengatakan, pergerakan rupiah pada pekan depan salah satunya dipengaruhi oleh indeks dolar AS yang kemungkinan besar masih melanjutkan penguatanya.
Ia menyebut bahwa indeks mata uang negeri Paman Sam tersebut kemungkinan besar akan ditransaksikan pada level 100.10 hingga 102.20.
“Jadi ada indikasi indeks dolar ini masih akan terus menguat menuju level 102.20,” ujarnya.
Ibrahim mengatakan perkembangan konflik Rusia dan Ukraina juga menjadi perhatian pasar. Ia menyebut, perang yang telah berlangsung sekitar 4,5 tahun tersebut masih menjadi salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi sentimen ekonomi global.
Menurutnya, terdapat peluang digelarnya kembali pertemuan antara Rusia dan Ukraina dengan Uni Emirat Arab (UEA) yang menjadi salah satu pihak yang mendorong proses diplomasi.
Rencana pertemuan tersebut sejalan dengan upaya Amerika Serikat untuk menghidupkan kembali pembicaraan antara Rusia dan Ukraina. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sebelumnya mengatakan Amerika Serikat mengusulkan pertemuan trilateral dengan Rusia dan Ukraina, dengan UEA disebut sebagai salah satu lokasi yang memungkinkan.
“Karena kita lihat bahwa perang sporadis yang sudah berjalan 4,5 tahun antara Rusia dan Ukraina ini membuat kondisi perekonomian di Eropa Timur, baik Rusia maupun Ukraina, berantakan total,” ungkapnya.