← Beranda
IHSG Berpotensi Lanjut Menguat Hari Ini, Cek Rekomendasi Saham CUAN, EMAS, INDY, dan VKTR
Djati Waluyo• Kamis, 24 September 2026 | 14.47 WIB
pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (7/8/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan penguatanya pada perdagangan Kamis (24/9), setelah ditutup menguat sebesar 1,56 persen ke level 6,374 pada perdagangan Rabu (23/9).

MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave a dari wave (x), sehingga IHSG akan menguji dahulu rentang area 6,208-6,258. Area penguatan terdekat IHSG selanjutnya berada di 6,387-6,418.

Adapun, posisi support IHSG saat ini berada di rentan 6,276-6,108 sedangkan resistance di level 6,440-6,535.

MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan Kamis (24/9), yakni PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Indika Energy Tbk (INDY), dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR).

Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) direkomendasikan dengan strategi Trading Buy. Saham CUAN sebelumnya menguat 1,05 persen ke level 960 dan masih didominasi volume pembelian yang meningkat.

MNC Sekuritas memperkirakan, posisi CUAN saat ini sedang berada di awal wave [v] dari wave C. Investor dapat menerapkan strategi Trading Buy pada kisaran 915-935, dengan target harga 1.010 hingga 1.085 dan stop loss di bawah 890.

Berikutnya, saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham EMAS sebelumnya menguat 2,63 persen ke level 7.800 dan masih didominasi oleh volume pembelian.

MNC Sekuritas memperkirakan, posisi EMAS saat ini sedang berada di awal wave (A) dari wave [2] pada label hitam. Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 7.500-7.675, dengan target harga 7.950 hingga 8.350 dan stop loss di bawah 7.400.

Selanjutnya, saham PT Indika Energy Tbk (INDY) direkomendasikan dengan strategi Trading Buy. Saham INDY sebelumnya menguat 10,04 persen ke level 2.850 dan disertai munculnya volume pembelian. Penguatan saham tersebut juga mampu menembus cluster MA20 dan MA200.

MNC Sekuritas memperkirakan, posisi INDY saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (B). Investor dapat menerapkan strategi Trading Buy pada kisaran 2.720-2.800, dengan target harga 2.910 hingga 2.990 dan stop loss di bawah 2.660.

Berikutnya, saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham VKTR sebelumnya menguat 8,44 persen ke level 835 dan disertai munculnya volume pembelian. Penguatan saham tersebut juga mampu menembus MA200.

MNC Sekuritas memperkirakan, posisi VKTR saat ini sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (2). Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 810-825, dengan target harga 865 hingga 900 dan stop loss di bawah 795.

EDITOR: Estu Suryowati