← Beranda
Tak Lagi Jabat Menkeu, Purbaya: Saya Hanya Ngomong Pendek Aja
Dimas ChoirulSelasa, 15 September 2026 | 19.32 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa tak lagi menjabat Menteri Keuangan dan berganti ke Suahasil Nazara. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com – Purbaya Yudhi Sadewa resmi menyerahkan jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) kepada Suahasil Nazara dalam prosesi serah terima jabatan (Sertijab) di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Selasa (15/9).

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menyebut momen serah terima jabatan tersebut sebagai momen penting. Namun, berbeda dengan saat dirinya pertama kali menjabat Menkeu, Purbaya memilih menyampaikan sambutan secara singkat.

“Bagi saya hari ini adalah momen penting. Tapi saya pikir kepanjangan ini. Jadi kan kalau waktu itu saya datang boleh ngomong panjang karena untuk menciptakan optimisme. Kalau sekarang kan saya akan serahkan ke Bapak Suahasil aja ke depannya. Jadi saya hanya ngomong pendek aja,” ujar Purbaya.

Purbaya kemudian menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama selama dirinya menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan.

“Terima kasih semua atas kerja sama selama satu tahun terakhir ini. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” katanya.

Serah terima jabatan tersebut menandai berakhirnya masa tugas Purbaya sebagai Menteri Keuangan dan dimulainya tugas Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan.

Diketahui, Purbaya dilantik sebagai Menkeu pada 8 September 2025 lalu. Sebelum jadi Menkeu, dia merupakan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Purbaya juga pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Mei 2018-September 2020).

Lalu, Purbaya juga tercatat pernah menjadi Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Juli 2016 – Mei 2018).

Selain itu, Purbaya juga pernah menjabat sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (November 2015-Juli 2016), Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis, Kantor Staf Presiden Republik Indonesia (April 2015-September 2015), Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2010-2014). 

Lalu Purbaya juga pernah menjadi Anggota Komite Ekonomi Nasional (2010-2014), Wakil Ketua Satgas Penanganan dan Penyelesaian Kasus (Debottlenecking), yang lebih dikenal dengan “Pokja IV" di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Juni 2016-sekarang), Anggota Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (2016-sekarang) dan Anggota Indonesia Economic Forum (2015-sekarang). 

Dari sisi pendidikan, Purbaya memperoleh gelar Sarjana dari jurusan Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB), memperoleh gelar Master of Science (MSc) dan gelar Doktor di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.

Sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS ia diangkat berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 58/M Tahun 2020 tanggal 3 September 2020. Bahkan, keputusan pengangkatannya sebagai Menteri Keuangan ini sejalan dengan prosesnya yang tengah masuk dalam proses seleksi sebagai Ketua DK LPS periode yang baru.

Baca Juga: Gubernur Jakarta Pramono Anung Buka Suara usai Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu

Sebelum terjun di pemerintahan, Purbaya pernah memulai karir sebagai, Field Engineer di Schlumberger Overseas SA (1989-1994), Senior Economist di Danareksa Research Institute (Oktober 2000-Juli 2005). Lalu, Direktur Utama PT Danareksa Securities (April 2006-Oktober 2008), Chief Economist Danareksa Research Institute (Juli 2005-Maret 2013), Anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) (Maret 2013-April 2015).

 

EDITOR: Kuswandi