← Beranda
Menkeu Kumpulkan Analis Ekonomi, Bahas Arah Kebijakan Fiskal 2027 dan APBN
Djati WaluyoKamis, 27 Agustus 2026 | 15.24 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa . (Salman Toyibi/Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengumpulkan sejumlah analis ekonomi sektor keuangan pada Rabu (26/08) sebagai pertimbangan arah kebijakan fiskal 2027.

Purbaya menjelaskan, diskusi tersebut menjadi wadah dialog interaktif untuk diseminasi sekaligus menghimpun masukan dan pandangan kritis para analis ekonomi guna membahas perkembangan ekonomi terkini dan arah kebijakan fiskal 2027 yang dilakukan secara adaptif, akuntabel, dan berkelanjutan.

Ia mengatakan, dalam rangka optimalisasi pendapatan negara dan pajak, pemerintah akan menerapkan strategi ekstensifikasi dan intensifikasi, bukan kenaikan tarif. Hal ini dilakukan melalui perluasan basis pajak dengan pemanfaatan data, peningkatan kepatuhan sukarela dengan layanan yang lebih mudah, dan penegakan hukum yang adil.

“Dengan kondisi sekarang, kita bisa sukses kalau efisiensi tax collection diperbaiki. Dalam tujuh-delapan bulan terakhir ini tax tumbuh, padahal saya tidak naikkan tax rate, tapi saya pastikan orang kerja dalam kondisi baik,” Purbaya dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (27/8).

Purbaya menyebut, kebijakan tersebut akan terus dilakukan kedepanya, dan memperbaiki cara mereka mengumpulkan pajak dengan berperilaku lebih baik.

“Yang kedua, kalau ekonomi tumbuh lebih cepat, dengan tax collection yang sama juga tax akan tetap naik,” ujarnya.

Sementara itu, target defisit pada tahun depan mencerminkan komitmen pemerintah untuk mengelola APBN secara sehat, kredibel, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Jawab Tudingan Ekonom dan Lembaga Asing, Menkeu Purbaya: Mereka Salah, Saya Pintar

Purbaya menjelaskan, level defisit akan memberikan ruang fiskal yang cukup untuk membiayai program prioritas, sekaligus menjaga kepercayaan investor dan menjaga agar rasio utang tetap berada pada jalur yang aman dan terkendali.

“Diversifikasi (pembiayaan) akan kita lakukan, kita akan diversifikasi untuk menjaga resourcing pembiayaan surat utang kita. Kita masih bisa jaga stabilitas, saya bisa jaga stabilitas surat utang lebih baik, artinya stabilitas ekonomi juga lebih baik,” ucapnya.

 

EDITOR: Kuswandi