← Beranda
Menkeu Siap Cairkan Anggaran Karhutla Sumatera-Kalimantan: Asal Jangan Di-Markup!
Djati WaluyoKamis, 27 Agustus 2026 | 02.41 WIB
Kondisi karhutla di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (18/8). (BPBD Kabupaten Bulungan)

 

JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan siap untuk mencairkan anggaran penanganan bencana asal sesuai peruntukannya.

Anggaran tersebut salah satunya untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kalimantan dan Sumatera. Purbaya menyebut, anggaran Karhutla nantinya tergantung dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

”Kita sih uangnya siap terus, tinggal BNPB operasinya seperti apa. Asal jangan di-markup saja,” ujar Purbaya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (26/8).

Purbaya menjelaskan, penanganan untuk anggaran bencana berbeda dengan belanja biasa. Pasalnya, bencana menjadi hal yang harus disegerakan karena menyangkut hajat hidup dan mengancam kehidupan masyarakat.

”Jadi kita akan beda approach-nya dengan program-program yang lain,” ujarnya.

Ia mengatakan, anggaran untuk penanganan Karhutla nantinya akan tergantung permintaan dari BNPB.

Ketika dikonfirmasi mengenai nominal anggaran yang disiapkan, Purbaya menyebut dana sebesar Rp 5 triliun yang saat ini masih dimiliki BNPB. Namun, ia memastikan anggaran itu ditambah apabila kurang.

"(BNPB) Belum minta. Tapi kita sediakan, kan mereka punya Rp 5 triliun. Kalau kurang ya kita tambah nanti," lanjutnya.

Purbaya menyebut, saat ini BNPB belum memberikan total anggaran yang diperlukan untuk penanganan karhutla Kalimantan.

Ia memperkirakan anggaran penanganan karhutla Kalimantan tidak sebesar dana untuk bencana banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat beberapa waktu lalu.

"Sekarang ini masih terjadi kan, dia akan access ulang. Tapi hitungan saya sih enggak akan sebesar di Aceh, karena kan Aceh masih sekali," lanjutnya.

EDITOR: Estu Suryowati