← Beranda
BEI Luncurkan ETF Emas Syariah Terintegrasi Ekosistem Bullion Nasional
Djati WaluyoSenin, 10 Agustus 2026 | 20.51 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, dalam peluncuran ETF Emas, Senin (10/8). (Djati Waluyo/JawaPos.com/Screenshot)

JawaPos.com - Pasar modal Indonesia kedatangan instrumen investasi baru berbasis emas. Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan Exchange Traded Fund (ETF) Emas berbasis syariah, yang terintegrasi dengan ekosistem bullion nasional pada Senin (10/8).

Instrumen tersebut memadukan investasi emas fisik dengan kemudahan transaksi di pasar modal.

Produk ini menjadi alternatif bagi investor yang ingin memperoleh eksposur terhadap emas melalui instrumen yang dapat diperdagangkan di bursa.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, mengatakan peluncuran ETF emas menjadi langkah yang telah lama dinantikan dalam pengembangan pasar modal Indonesia.

Baca Juga: Butuh Investasi Rp 8.705 Triliun di 2027, Kemenkeu Berharap ke Pasar Modal

Dia menyebut bahwa, ETF emas merupakan instrumen yang ingin dihadirkan sejak 10 hingga 15 tahun lalu, namun baru dapat terlaksana saat ini dengan adanya dukungan dari sejumlah pihak.

“Saat ini, dengan perubahan undang-undang dan lain-lain, saat ini kita sudah siap untuk meluncurkan ETF emas di Indonesia,” ujar Friderica dalam peluncuran ETF emas di Jakarta, Senin (10/8).

Friderica mengatakan, peluncuran ETF emas juga menandai perluasan pasar bullion sebagai bagian dari quick win, dalam delapan rencana aksi pendalaman pasar secara terintegrasi melalui ETF emas.

“Ini juga menandai perluasan pasar bulion sebagai quick win dalam 8 rencana aksi pendalaman pasar secara terintegrasi melalui ETF emas,” ucapnya.

Menurut dia, ETF emas juga telah mendapatkan kesesuaian prinsip syariah berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Baca Juga: Investasi Jalan Tol Sampai Rp 1.000 Triliun, ATI: Kurangi Beban APBN Lewat Swasta 

Dengan demikian, ETF emas dapat menjadi alternatif investasi bagi masyarakat, termasuk investor yang selama ini memiliki minat terhadap emas fisik.

“Karena ibu-ibu itu suka emas, ya, baik emas-emas yang bisa dipegang, emas-emas yang bisa digandeng, maupun hari ini emas-emas yang tercatat di Bursa ETF Indonesia. Jadi, ini merupakan sesuatu kabar gembira yang sebetulnya sudah kita tunggu sejak lama,” ucapnya.

 

EDITOR: Bayu Putra