JawaPos.com - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari menggandeng Indian Institute of Management Bangalore (IIMB) untuk memperkuat pengembangan pendidikan tinggi dan talenta digital di Indonesia.
Adapun Kerjasama keduanya ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, mengatakan penandatanganan MoU tersebut melengkapi kerja sama di bidang pendidikan di KEK selain dengan institusi pendidikan lainnya.
"Ini melengkapi beberapa kerja sama di bidang pendidikan tinggi di KEK Singhasari yang sudah ada seperti King College London, itu sudah ada dua program pendidikan, yang satu adalah digital economy, satunya digital future," ujar Susi dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (6/7).
Direktur Utama PT Intelegensia Grahatama, David Santoso, mengatakan KEK Singhasari mengusung konsep Human Development Zone yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, pengembangan tersebut tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal, tetapi juga pelatihan kerja hingga pendidikan vokasi.
Dia mengatakan, KEK Singhasari menerapkan konsep non-competing dalam pengembangan program pendidikan. Dengan begitu, maka setiap perguruan tinggi yang bekerja sama akan membuka program studi yang berbeda sehingga tidak saling bersaing, melainkan saling melengkapi.
"Untuk program formal degree akan dibuat non-competing. Jadi, kalau satu universitas sudah membuat satu program, maka tidak akan bertabrakan atau berkompetisi dengan program yang lain. Kami ingin menciptakan non-competing environment di KEK Singhasari sehingga sifatnya saling melengkapi," ujarnya.