← Beranda
7 Kota di Indonesia dengan Biaya Hidup Murah untuk Hidup Nyaman Tanpa Overbudget​
Rediva Ananda Putri• Selasa, 25 November 2025 | 01.49 WIB
Kota Singaraja, salah satu kota di Indonesia dengan biaya hidup rendah (Dok. SMP Negeri 3 Singaraja)

JawaPos.com - Mencari kota dengan biaya hidup rendah bisa menjadi strategi cerdas bagi siapa pun yang ingin menekan pengeluaran tanpa mengurangi kenyamanan hidup. Melansir dari laman Traveloka, terdapat sejumlah kota di Indonesia yang menawarkan biaya hidup jauh lebih ekonomis dibanding kota-kota besar seperti Jakarta atau Surabaya. Hal ini membuatnya ideal untuk para pekerja muda, mahasiswa, maupun keluarga kecil yang ingin hidup hemat tanpa mengorbankan kualitas hidup.

Selain itu, ada beberapa kota yang konsisten berada dalam kategori kota dengan pengeluaran bulanan yang relatif rendah. Informasi ini menunjukkan bahwa pilihan kota hemat tidak hanya terpusat di Jawa, melainkan tersebar di berbagai pulau.

Dengan mempertimbangkan aspek seperti sewa tempat tinggal, harga kebutuhan pokok, hingga biaya transportasi, kota-kota dengan biaya hidup rendah ini mampu menawarkan keseimbangan antara efisiensi finansial dan kenyamanan dalam menjalani rutinitas harian.

Dilansir dari laman Dealls, menurut hasil dari Survei Biaya Hidup (SBH) BPS berikut kota-kota dengan biaya hidup rendah:

1. Cilacap, Jawa Tengah

Cilacap menjadi salah satu kota dengan biaya hidup paling rendah di Indonesia, dengan rata-rata konsumsi rumah tangga sekitar Rp 5,37 juta per bulan.

2. Maumere, Nusa Tenggara Timur

Kota pelabuhan ini memiliki biaya hidup sekitar Rp 5,52 juta per bulan, menjadikannya pilihan menarik bagi yang ingin hidup di lingkungan tenang dan ramah kantong. 

3. Sibolga, Sumatera Utara

Dengan pengeluaran bulanan sekitar Rp 5,68 juta, Sibolga cocok untuk pekerja lokal hingga wirausahawan kecil yang ingin hidup hemat namun tetap produktif.

4. Kudus, Jawa Tengah

Kudus menawarkan biaya hidup sekitar Rp 5,71 juta per bulan, lengkap dengan fasilitas kota yang cukup memadai dan mendukung gaya hidup terjangkau.

5. Tegal, Jawa Tengah

Tegal dikenal dengan pengeluaran hidup sekitar Rp 5,86 juta per bulan, serta infrastrukturnya yang terus berkembang.

6. Singaraja, Bali

Singaraja tercatat memiliki biaya hidup sekitar Rp 5,97 juta, menjadikannya salah satu kota paling ekonomis di Bali, sebuah kejutan menyenangkan bagi para perantau.

7. Sumenep, Madura, Jawa Timur

Dengan biaya hidup sekitar Rp 5,99 juta, Sumenep menghadirkan suasana kota kecil yang tenang dan ramah pengeluaran.

Tinggal di kota dengan biaya hidup rendah bisa menjadi pilihan cerdas bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang ingin menjaga keseimbangan antara beban finansial dan kenyamanan hidup. Kota-kota seperti Cilacap, Maumere, dan Singaraja menunjukkan bahwa hidup hemat tetap bisa dilakukan tanpa harus berkompromi dengan kualitas fasilitas umum atau aktivitas sosial.

Pilihan kota ekonomis tidak terbatas pada wilayah tertentu, sehingga masyarakat memiliki banyak opsi sesuai kebutuhan, gaya hidup, dan tujuan karier. Memilih kota dengan biaya hidup lebih rendah dapat membantu seseorang fokus pada produktivitas, tabungan, serta kesehatan mental.

Namun demikian, sebelum memutuskan untuk pindah, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor tambahan seperti peluang pekerjaan, akses transportasi, serta jaringan sosial yang mungkin dibutuhkan. Keputusan untuk tinggal di kota baru akan lebih optimal bila disesuaikan dengan kondisi pribadi, prioritas hidup, dan perencanaan jangka panjang.

Selain aspek biaya, penting juga untuk memperhatikan dinamika budaya dan lingkungan sosial di kota tujuan. Setiap kota memiliki karakteristik unik yang dapat memengaruhi proses adaptasi. Dengan memahami hal ini sejak awal, perpindahan tempat tinggal tidak hanya menjadi keputusan ekonomis, tetapi juga pengalaman hidup yang lebih menyenangkan dan bermakna.

EDITOR: Candra Mega Sari