← Beranda
6 Tips Menabung untuk Generasi Milenial, Beli Barang Impian hingga Mencapai Financial Freedom
Raisal Fani IsmailMinggu, 24 Agustus 2025 | 00.31 WIB
Tips menabung untuk generasi milenial (Vecteezy/Hendy William Sino)

JawaPos.com - Bagi generasi melenial yang membutuhkan uang untuk membeli barang impian namun tidak ingin terjebak utang, menabung bisa jadi solusi.

Menabung dapat membantu generasi milenial untuk membeli barang impian di masa depan seperti membeli gawai, kendaraan, hingga rumah.

Tidak hanya keinginan, menabung bantu generasi milenial dalam mencapai tujuan financial freedom seperti bebas dari utang, memiliki dana darurat hingga dana pensiun dini.

Terdapat 6 tips menabung untuk generasi milenial dikutip Nerdwallet, mulai dari cara mengelola anggaran, menetapkan tujuan, hingga strategi berhemat.

1. Buat Anggaran

Tips pertama untuk memulai menabung dengan membuat anggaran, yaitu dengan mencatat pengeluaran dan masukan secara rutin.

Setelah itu, tentukan skala dalam pembuatan anggaran, seberapa besar untuk pengeluaran dan seberapa banyak untuk menabung.

Agar mudah, terdapat metode dalam menentukan anggaran salah satunya dengan pola 50/30/20. 

Artinya, 50 persen penghasilan dipergunakan untuk kebutuhan pokok yang tidak bisa dihindari, seperti bahan makan, listrik, internet, dan lain-lain.

Lalu, 30 persen penghasilan untuk keinginan baik untuk membantu kegiatan harian atau sesuatu yang diidam-idamkan, seperti beli gawai baru, nonton, konser, dan lain-lain.

Terakhir 20 persen untuk menabung dan membayar utang yang bernilai aset seperti kredit rumah, motor, atau mobil.

Jika pola 50/30/20 dinilai tidak sesuai dengan kondisi keuangan yang ada, maka bisa diubah menggunakan cara lain seperti pola 60/30/10 sesuai kebutuhan.

2. Tetapkan Tujuan Menabung

Setelah membuat anggaran dan mengetahui besaran dana yang bisa ditabungkan, maka selanjutnya tetapkan tujuan menabung.

Tetapkan tujuan menabung secara spesifik namun tetapi realistis, jadikan prioritas agar tetap disiplin dalam menabung.

Tujuan menabung bisa untuk banyak hal, seperti untuk  liburan, membeli hadiah, melunasi utang besar, atau untuk dana pensiun dini.

Tentukan besaran dana yang dibutuhkan dan waktu yang diperlukan, dengan begitu dapat diketahui berapa besar uang yang harus disisihkan.

3. Simpan Tabungan dengan Bunga Tinggi

Dana tabungan juga bisa dimanfaatkan agar jadi passive income yaitu penghasilan tambahan.

Dengan menyimpan uang tabungan di rekening bank yang bunga tabungan tinggi. Jenis rekening bank ini memberikan suku bunga deposito di atas rata-rata.

Bunga tabungan tinggi tentu membantu saldo bank tumbuh lebih cepat dibandingkan menggunakan metode tradisional seperti celengan.

4. Transfer Otomatis

Supaya tetap konsisten dan disiplin dalam menabung, gunakan fitur transfer otomatis yang tersedia di bank.

Pisahkan rekening penghasilan seperti gaji atau hasil usaha dengan rekening tabungan. lalu transfer otomatis dari rekening penghasilan ke rekening tabungan.

Tabungan akan cepat tercapai sesuai dengan waktu yang ditentukan, apalagi untuk keperluan mendesak seperti untuk bayar uang muka, utang, atau dana darurat.

5. Evaluasi Pengeluaran

Menabung akan sulit ketidak pengeluaran tidak terkontrol, ditengah jalan tabungan bisa saja terpakai untuk menutupi pengeluaran.

Maka evaluasi pengeluaran secara berkala agar mengetahui terjadi pemborosan atau tidak. Gunakan aplikasi keuangan untuk memantau pengeluaran.

6. Berhemat

Untuk meningkatkan jumlah uang yang disisihkan untuk menabung, salah satu caranya dengan berhemat.

Ketika berhemat dan uang yang disisihkan untuk meningkat, maka waktu menabung berkurang sehingga tujuan menabung cepat tercapai.

Penghematan bisa dimulai dari belanja, petakan belanja kebutuhan sesuai dengan skala prioritas.

Cari cara paling murah dalam belanja, misalnya belanja di pasar tradisional, grosir, atau toko online agar mendapatkan harga murah.

Berhemat dalam tagihan bulanan, seperti tagihan listrik, internet, dan kurangi biaya layanan berlangganan.

Menghemat biaya transportasi dengan beralih menggunakan transportasi umum yang terjangkau seperti angkot, bis, atau kereta.

EDITOR: Candra Mega Sari