← Beranda
MRT Jakarta bakal Hidupkan kembali Kejayaan Blok M: akan Ada Revitalisasi Besar!
Antara• Jumat, 25 September 2026 | 04.47 WIB
Kepala Divisi Property Management MRT Jakarta M. Iqbal Bimo Arifianto. (ANTARA)

 

JawaPos.com - PT MRT Jakarta (Perseroda) mempersiapkan pengembangan besar (ultimate development) Blok M menjadi kawasan mixed use yang tetap berbasis pada pendekatan transit-oriented development (TOD) dalam waktu dekat.

“Dan nantinya, ini tunggu tanggal mainnya, akan ada revitalisasi besar, ya, bagaimana agar Blok M ini bisa terus tumbuh, dan TOD-nya lebih nyaman lagi,” kata Kepala Divisi Property Management MRT Jakarta M. Iqbal Bimo Arifianto dalam kelas MRTJ Fellowship Program 2026 di Jakarta, Kamis (24/9).

Adapun proyek bertajuk “Ultimate Development Blok M” ini nantinya akan mengintegrasikan akses transportasi umum dengan berbagai kebutuhan pengunjung dan masyarakat sekitar, mulai dari area komersial hingga hotel.

Secara rinci, Iqbal mengatakan penataan kawasan ini mencakup pembangunan skybridge Blok M yang merupakan direct link yang menghubungkan stasiun MRT, Blok M Hub, dan terminal bus.

Lebih lanjut, terdapat fasad baru yang dinamakan Grand Hub Facade yang membentuk karakter baru Blok M Hub sebagai mixed-use yang terintegrasi dengan kawasan transit.

Selain itu, MRT Jakarta juga merencanakan pembukaan batas ruang luar dan dalam dengan koridor hijau yang aktif, serta menghadirkan third space baru di taman dan amphiteather yang menghubungkan antarlevel di koridor masuk barat.

Adapun proyek “Ultimate Development Blok M” sendiri merupakan satu dari 10 proyek TOD yang akan datang dan dikelola oleh MRT Jakarta.

“Sejalan dengan mandat gubernur, MRT Jakarta tengah mempersiapkan sejumlah proyek TOD yang akan datang, dengan fokus pada pengembangan properti dan integrasi antarmoda dengan MRT untuk menciptakan kawasan perkotaan yang terintegrasi, berkelanjutan, dan terkoneksi,” kata Iqbal.

Ia mengatakan, pengembangan ini bertujuan untuk memperkuat aktivitas meningkatkan mobilitas ekonomi, perkotaan, memperkuat konektivitas, serta mengoptimalkan nilai lahan di sekitar koridor MRT.

Proyek-proyek ini pun, lanjut Iqbal, juga dibawa MRT Jakarta dalam ajang TOD Investment Forum 2026 di Singapura.

Forum tahunan ini mempertemukan para investor, pengembang, lembaga keuangan, perwakilan pemerintah, dan mitra strategis untuk menggali potensi kerja sama untuk proyek-proyek TOD oleh MRT Jakarta dan BUMD lainnya milik Provinsi DKI Jakarta.

EDITOR: Estu Suryowati