← Beranda
Buka Service Center di Marunda, Perkuat Layanan Alat Berat di Indonesia
Dinarsa KurniawanMinggu, 13 September 2026 | 05.24 WIB
Jajaran Shantui bersama mitra dan pelanggan berfoto bersama di depan deretan alat berat dalam Grand Opening Shantui Service Center Indonesia di Marunda, Jakarta. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Kebutuhan terhadap dukungan purnajual yang cepat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas industri alat berat.

Ketersediaan suku cadang, tenaga teknis, hingga fasilitas perbaikan menjadi bagian yang menentukan keberlangsungan operasional pelanggan.

Hal tersebut mendorong Shantui menghadirkan pusat layanan baru di Indonesia. Shantui resmi membuka Shantui Service Center Indonesia di Kawasan Industri dan Pergudangan Marunda Center, Jakarta.

Chairman of Shantui International Company Chai Sen mengatakan, Indonesia memiliki potensi pasar yang luas dan strategis. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat membuat dukungan terhadap pelanggan menjadi lebih dekat.
“Indonesia memiliki potensi yang luas. Karena itu, kami ingin semakin berakar secara lokal,” ujar Chai Sen.

Dia menambahkan, keberadaan pusat layanan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menggarap pasar Indonesia secara lebih mendalam. Investasi pada fasilitas layanan juga akan terus dilakukan secara bertahap. “Kami akan terus meningkatkan investasi pada pusat layanan,” katanya.

Selain investasi fasilitas, perusahaan juga berencana meningkatkan kapasitas tim layanan lokal. Langkah tersebut ditujukan agar kebutuhan pelanggan dapat ditangani dengan waktu respons yang lebih cepat.
“Kami juga akan memperkuat tim layanan lokal dan mempercepat waktu tanggap,” lanjut Chai Sen.

Menurut dia, dukungan purnajual tersebut penting untuk menjaga efisiensi pengoperasian alat berat sepanjang masa penggunaannya. Dengan layanan yang lebih terintegrasi, pelanggan diharapkan dapat memaksimalkan produktivitas unit.

CEO PT Shantui Equipment Indonesia Sari Wang menjelaskan, Service Center Indonesia dirancang dengan empat kapabilitas utama. Keempatnya mencakup dukungan suku cadang, pelatihan dan pengembangan kompetensi, dukungan penyerahan unit, serta perbaikan, overhaul, dan rekondisi. “Fasilitas ini menghadirkan dukungan yang lebih dekat dan respons yang lebih cepat,” ujar Sari Wang.

Pada sektor suku cadang, service center menyediakan stok lokal untuk kebutuhan fast-moving spare parts, komponen utama, dan undercarriage. Persediaan pelumas serta berbagai suku cadang juga terus dilengkapi untuk mendukung perawatan rutin maupun kebutuhan perbaikan.
“Dukungan kami mencakup suku cadang hingga rekondisi,” katanya.

Fasilitas tersebut juga dilengkapi Training Center yang memadukan pembelajaran teori dan praktik. Materi pelatihan meliputi pengetahuan produk, mesin, sistem hidrolik, kelistrikan, perawatan, pengoperasian, hingga diagnosis kerusakan.

Program itu ditujukan bagi pelanggan, dealer, serta tim service. Tujuannya meningkatkan kemampuan teknis di tingkat lokal sekaligus mempercepat penanganan masalah yang muncul di lapangan.
“Kami ingin meningkatkan kemampuan teknis lokal,” kata Sari.

Untuk proses penyerahan unit, tersedia fasilitas Pre-Delivery Inspection (PDI) dan commissioning. Setiap unit diperiksa secara menyeluruh sebelum diterima pelanggan sehingga kondisinya siap digunakan untuk operasional.

Sementara itu, Workshop Rebuild Center menyediakan layanan diagnosis kerusakan, perbaikan, overhaul, remanufacturing, hingga rekondisi. Fasilitas tersebut dapat membantu memulihkan performa dan keandalan unit sekaligus memperpanjang masa pakainya. “Kami juga menyediakan dukungan untuk memperpanjang usia unit,” tutur Sari.

Dalam rangkaian Grand Opening, mereka juga turut menggelar hand over ceremony kepada pelanggan. Dua unit EV Wheel Loader diserahkan kepada PT Kobexindo Konstruksi Indonesia oleh Liu Runpei.
Selain itu, dua unit Excavator SE500LD diserahkan kepada PT Anugerah Cahaya Mulya oleh Sari Wang.

Penyerahan unit tersebut menjadi bagian dari rangkaian peresmian pusat layanan di Marunda.

Para tamu kemudian mengikuti Facility Tour untuk melihat langsung sejumlah fasilitas yang tersedia. Area yang dikunjungi antara lain Group Executive Area, Reception Area, Training Center, Parts Display, dan Warehouse.

Kehadiran fasilitas tersebut melanjutkan perjalanan Shantui di pasar Indonesia. Perusahaan tersebut pertama kali memasuki pasar nasional pada 2004 dan secara bertahap mengembangkan model penjualan serta layanan untuk pelanggan alat berat.

Pada 2025, PT Shantui Equipment Indonesia didirikan sebagai bagian dari pengembangan operasional lokal. Setahun kemudian, Shantui Service Center Indonesia mulai beroperasi dengan layanan yang mencakup service, suku cadang, pelatihan, perbaikan, hingga rekondisi.

Mereka juga berencana memperluas distribusi unit dan suku cadang ke berbagai wilayah di luar Pulau Jawa. Pengembangan jaringan layanan secara bertahap diarahkan ke sejumlah wilayah seperti Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan