← Beranda
Tambah Pengalaman Pelanggan, Jasa Marga Tingkatkan Layanan Rest Area hingga Informasi Jalan Tol
Sabik Aji TaufanSabtu, 29 Agustus 2026 | 23.05 WIB
Sementara, Senior Director Transportation Sector PT Danantara Asset Management (DAM) Wamildan Tsani Panjaitan saat meninjau integrasi tiga pilar layanan Jasa Marga. (Istimewa)

 

JawaPos.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk meningkatkan layanan dengan integrasi tiga pilar layanan. Peningkatan ini terdiri dari layanan preservasi, layanan rest area, dan layanan informasi jalan tol.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, program ini untuk meningkatkan customer experience. Langkah ini sejalan dengan arahan Danantara Indonesia dalam mendorong transformasi pelayanan BUMN untuk meningkatkan kualitas layanan dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. 

“Kami ingin mendorong transformasi peradaban melalui pergeseran dari infrastructure menjadi infraculture, dengan mengubah paradigma yang semula berfokus pada pengembangan jalan tol sebagai aset infrastruktur menuju budaya pelayanan terbaik dalam menghadirkan pengalaman perjalanan penuh arti melalui semangat melayani sepenuh hati,” ujar Rivan, Sabtu (29/8).

Ketiga pilar ini memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik. Yakni preservasi untuk menjaga kualitas dan keselamatan jalan (protect the journey), rest area sebagai titik destinasi yang mendukung kenyamanan pengguna selama perjalanan (support the journey), serta layanan informasi yang memastikan informasi perjalanan tersedia secara tepat dan mudah diakses (inform the journey).

Baca Juga: Ribuan Wisatawan Terpukau Prosesi Ruwatan Anak Rambut Gimbal di Dieng Culture Festival 2026

Dalam kategori layanan preservasi, Jasa Marga mengembangkan sistem TROOPS (Tollroad Real Time Operation Oversight Performance System) dan sarana pendukung seperti Hawkeye. Sistem ini bisa mendeteksi lebih awal kondisi infrastruktur jalan.

Sistem ini bermanfaat agar proses pelaporan, penentuan kebutuhan pemeliharaan, hingga respons perbaikan dapat dilakukan secara lebih terukur, responsif, dan terstandar. 

Penguatan keselamatan juga dilakukan melalui penanganan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL). Saat ini volume truk sebesar 13 persen dari total lalu lintas di jalan tol Jasa Marga Group, namun terlibat dalam sekitar 70 persen kejadian khusus. 

“Karena itu, Jasa Marga terus berkolaborasi secara intensif dengan Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri. Integrasi sistem Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe) dengan Weigh In Motion (WIM) dan RFID Reader menjadi penting untuk mendukung pengawasan kendaraan angkutan barang,” jelas Rivan.

Pada kategori pelayanan rest area, perusahaan melakukan penataan kawasan, rejuvenasi fasilitas, penguatan UMKM, penambahan SPKLU, serta penerapan waste management dan urban forest area.

Jasa Marga menginginkan agar rest area tidak hanya sekadar area transit, melainkan destinasi yang modern, humanis, dan nyaman, sekaligus memberikan nilai tambah sosial dan ekonomi. 

Sementara itu, pada pilar layanan informasi jalan tol, Jasa Marga mengoptimalkan JMTC sebagai pusat integrasi data lalu lintas dan kondisi jalan secara real time untuk mendukung pengambilan keputusan operasional dan penyampaian informasi kepada pengguna. Ekosistem tersebut diperkuat melalui Travoy dan Radio Travoy FM agar informasi perjalanan tersedia secara tepat dan mudah diakses pengguna.

Sementara, Senior Director Transportation Sector PT Danantara Asset Management (DAM) Wamildan Tsani Panjaitan mengatakan, kolaborasi dibutuhkan untuk mendorong transformasi BUMN transportasi, khususnya dalam menghadirkan pelayanan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. 

"Karena itu, keberhasilan Jasa Marga tidak hanya diukur dari pertumbuhan traffic, pendapatan tol, maupun penyelesaian proyek strategis jalan tol, tetapi juga dari perubahan nyata yang dirasakan pengguna, antara lain kondisi jalan yang terjaga, perjalanan yang semakin lancar, keselamatan pengguna yang semakin terjamin, serta kemampuan mengantisipasi dan menangani gangguan secara cepat," pungkas Wamildan.

EDITOR: Sabik Aji Taufan