← Beranda
Sektor Jasa dan Tiket Jadi Potensi Pertumbuhan Ekonomi di Harbolnas 2026
Djati WaluyoKamis, 27 Agustus 2026 | 20.41 WIB
Ilustrasi tiket pesawat murah banyak diburu jelang akhir tahun. (Clooper)

 

JawaPos.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan nilai transaksi Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2026 naik 5-10 persen dibanding capaian tahun lalu.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan target ini karena perluasan pasar dengan menyertakan layanan jasa dan tiket transportasi.

“Harbolnas 2026 akan diselenggarakan selama tujuh hari pada tanggal 10-16 Desember 2026. Nilai transaksi diharapkan meningkat 5-10 persen dibanding capaian Harbolnas 2025,” ujar Budi dalam konferensi pers Kick Off Harbolnas 2026, Jakarta, Kamis (27/8).

Budi menambahkan perluasan pasar dilakukan dengan melibatkan lebih banyak platform dalam ekosistem perdagangan digital. Penyelenggaraan 2026 akan melibatkan online travel agent, ride hailing, social commerce, dan platform perdagangan serta layanan digital lainnya.

Baca Juga: Mendag Bidik Peningkatan 10% Transaksi Harbolnas 2026

Perluasan cakupan Harbolnas ini juga bagian dari Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 19 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Usaha Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.

Budi menyoroti perkembangan platform perdagangan digital yang mulai mendukung ekspor. Konsumen di sejumlah negara Asia kini bisa membeli produk lewat platform e-commerce Indonesia.

“Sekarang platform kita sudah berjualan melalui ekspor, jadi ke negara-negara Asia kita juga sudah bisa ekspor melalui platform e-commerce,” ujarnya.

Ia menjelaskan total penjualan selama Harbolnas 2025 mencapai Rp 36,4 triliun. Angka ini naik 17 persen dibanding Harbolnas 2024 yang mencatat Rp 31,2 triliun.

Baca Juga: Program Belanja Nasional 2025 dari Friday Mubarak hingga Harbolnas, Kemendag: Transaksi Tembus Rp 393,78 Triliun

Dari total transaksi Harbolnas 2025, produk lokal menyumbang Rp 16,6 triliun atau 45 persen. Tiga kategori produk lokal yang paling diminati adalah fesyen dan perlengkapan olahraga, produk perawatan, serta makanan dan minuman.

EDITOR: Ilham Safutra