JawaPos.com - Founder PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS), Raffi Ahmad, mengakui bahwa Walt Disney menjadi salah satu inspirasinya dalam mengembangkan kerajaan bisnisnya.
Sebagaimana diketahui, (RANS) resmi melangsungkan pencatatan perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia, dengan menghimpun dana senilai Rp 429,25 miliar. Dimana, dana hasil IPO tersebut salah satunya akan digunakan untuk membangun Cipungland.
Raffi mengatakan, keberhasilan Walt Disney membangun bisnis yang memiliki identitas kuat di luar nama pendirinya menjadi inspirasi bagi arah pengembangan RANS ke depan.
"Kalau boleh saya sebutkan, saya terinspirasi dengan Walt Disney. Di mana Walt Disney, pemiliknya namanya Walt Disney. Pemiliknya namanya Walt Disney. Tapi dia punya Disneyland," ujar Raffi dalam konferensi pers IPO RANS, Jumat (10/7).
Raffi menjelaskan bahwa perusahaan yang awalnya dibangun dari bisnis konten kini telah berkembang ke berbagai sektor usaha kini tak lagi bergantung pada sosok dirinya dan Nagita Slavina.
Ia menjelaskan, transformasi tersebut ditandai dengan lahirnya sejumlah lini bisnis baru. Selain Cipungland, RANS juga telah merambah sektor fast-moving consumer goods (FMCG), makanan dan minuman (food and beverage/F&B), serta bidang usaha lainnya.
"Menjadi, ya ada Cipungland, ada FMCG, ada juga F&B, ada juga yang lain-lain. Jadi nanti RANS itu, saya suka tantangan di mana ini harus berubah, berevolusi," ucapnya.
Dengan transformasi tersebut, ia ingin RANS tumbuh sebagai perusahaan yang memiliki identitas dan aset bisnis yang lebih luas, tidak semata-mata melekat pada nama pendirinya.
Diberitakan sebelumnya, Pada hari pertama perdagangan, saham RANS langsung menembus Auto Reject Atas (ARA), dengan naik 34,12 persen atau 58 poin ke posisi Rp 228 per saham dari harga penawaran Rp 170 per saham.
"Indonesia memiliki talenta kreatif yang luar biasa. Tantangan berikutnya adalah bagaimana kreativitas tersebut dapat berkembang menjadi intellectual property, perusahaan yang dikelola secara profesional, dan pada akhirnya menciptakan lapangan kerja serta nilai ekonomi yang berkelanjutan," ujar Direktur Utama RANS Nagita Slavina di Main Hall PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (10/7).
Dalam IPO, RANS menawarkan sebanyak 2.525.000.000 saham baru atau sebesar 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga penawaran Rp 170 per saham, sehingga berhasil menghimpun dana Rp 429,25 miliar.
Nagita mengungkapkan, dana hasil IPO akan digunakan diantaranya sekitar 37,61 persen atau senilai Rp 161,5 miliar untuk penyelenggaraan konser, dan sebesar 19,80 persen atau senilai Rp 85 miliar untuk akuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia.
Lalu, sebesar 18,64 persen atau senilai Rp 80 miliar untuk pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland, dan sebesar 8,15 persen atau senilai Rp 35 miliar untuk investasi pada perusahaan patungan berbasis Artificial Intelligence bersama PT Feedloop Global Teknologi,
Kemudian, sebesar 6,98 persen atau senilai Rp 29,95 miliar untuk pelunasan sebagian fasilitas kredit investasi perseroan, serta 8,82 persen atau senilai Rp 37,8 miliar untuk memperkuat modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera.
"Hari ini kami tidak sedang merayakan akhir perjalanan, melainkan titik awal. Menjadi perusahaan publik berarti kami memilih untuk tumbuh dengan standar yang lebih tinggi, lebih transparan, dan lebih bertanggung jawab kepada seluruh pemegang saham serta masyarakat Indonesia," ujar Raffi.