← Beranda
Pikirkan Kesejahteraan Pengemudi, Layanan Program Langganan Akses Hemat Ojek Online Ditutup
Sabik Aji TaufanRabu, 20 Mei 2026 | 16.47 WIB
Ilustrasi pengemudi GrabBike.

 

JawaPos.com - Grab Indonesia menyatakan akan menutup Program Langganan Akses Hemat bagi Mitra Pengemudi Transportasi Roda Dua (GrabBike). Perusahaan menilai perlu ada penyesuaian kebijakan yang lebih baik, sehingga keputusan tersebut dibuat.

"Penutupan program langganan ini juga dilakukan guna menciptakan ekosistem yang berkelanjutan bagi seluruh pihak," CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi dalam keterangan tertulis, Rabu (20/5).

Grab Indonesia menegaskan, layanan GrabBike Hemat untuk konsumen akan tetap tersedia dengan penyesuaian biaya yang dilakukan secara terukur. Grab tetap memikirkan keterjangkauan masyarakat terhadap layanan.

"Untuk pengguna layanan GrabBike Standard, sampai saat ini, Grab Indonesia memastikan tidak ada kenaikan harga," imbuhnya.

Baca Juga: Rupiah Terus Tertekan, Proyeksi BI Rate Dipersimpangan Antara Tetap atau Naik

Lebih lanjut, Neneng mengatakan, kebijakan ini dibuat juga dalam rangka meningkatkan pendapatan mitra pengemudi. Dengan begitu, kesejahteraan para mitra tetap terjaga.

"Kesejahteraan Mitra Pengemudi merupakan prioritas utama kami. Grab Indonesia terus mengupayakan pendapatan Mitra Pengemudi tetap terjaga di tengah dinamika industri saat ini," jelasnya.

Selain itu, Grab Indonesia akan terus mengupayakan berbagai program kesejahteraan yang telah berjalan, di antaranya Bonus Hari Raya (BHR), fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan yang ditanggung iuran bagi mitra berprestasi, asuransi kecelakaan tambahan, beasiswa GrabScholar bagi anak mitra pengemudi, program Umrah bagi mitra inspiratif, GrabAcademy, GrabBenefits, dan kanal darurat GERCEP (Grab Respon Cepat). 

Selain itu, Grab Indonesia akan senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan implementasi Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 bagi Mitra Pengemudi Transportasi Roda Dua (GrabBike) nantinya akan berjalan dengan lancar.

Gojek Hapus Layanan Serupa

Langkah yang sama juga dilakukan oleh penyedia platform Gojek. Perusahaan tersebut menghapus program langganan layanan GoRide Hemat.

“Gojek akan menghentikan skema langganan untuk mitra pengemudi,” kata CEO GOTO, Hans Patuwo di Jakarta, Selasa (19/5).

Gojek mengambil langkah ini sebagai implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 terkait potongan pendapatan mitra pengemudi. Sebelum keputusan diambil, Gojek sudah melakukan uji coba skema tersebut. Hasilnya disimpulkan perlu ada penyesuaian.

“Setelah berjalan tiga bulan kami melakukan kajian mendalam dan menemukan bahwa skema langganan ini perlu keseimbangan yang lebih baik bagi kesejahteraan mitra pengemudi,” jelasnya.

EDITOR: Sabik Aji Taufan