← Beranda
Bukalapak Catat Pendapatan Rp 2,37 Triliun di Kuartal I-2026, Tumbuh 63 Persen
R. Nurul Fitriana PutriJumat, 1 Mei 2026 | 13.14 WIB
Ilustrasi laman Bukalapak. (dok. Bukalapak)

 

JawaPos.com – PT Bukalapak.com (BUKA) mencatatkan pendapatan sebesar Rp 2,37 triliun pada Kuartal I-2026. Angka tersebut tercatat tumbuh sekitar 63 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,46 triliun.

Sejalan dengan peningkatan pendapatan, BUKA juga mencatatkan perbaikan profitabilitas dengan capaian adjusted EBITDA positif sebesar Rp 4 miliar, berbalik dari posisi negatif pada tahun sebelumnya. 

Direktur BUKA, Victor Putra Lesmana menyampaikan kenaikan pendapatan ini ditopang oleh pertumbuhan signifikan di sejumlah lini bisnis, terutama segmen gaming yang menjadi kontributor utama.

Lini tersebut mencatatkan pendapatan Rp2,1 triliun, melonjak dari Rp1,1 triliun pada kuartal I-2025, seiring ekspansi produk dan pasar yang agresif.

"Segmen gaming menjadi pilar utama pertumbuhan dengan raihan pendapatan Rp 2,1 triliun pada Kuartal I-2026. Meningkat pesat dari Rp 1,1 triliun di tahun lalu," ujar Victor dalam keterangannya, Kamis (30/4).

Baca Juga: 66 Kasus Penyalahginaan BBM dan LPG Subsidi di Jatim Rugikan Negara hingga Rp 7,5 Miliar

Selain gaming, Victor juva membeberkan bahwa segmen Mitra Bukalapak turut memberikan kontribusi dengan pendapatan sebesar Rp175 miliar. Pertumbuhan ini didukung oleh perluasan layanan ekosistem UMKM, termasuk akses pembayaran melalui mesin EDC dan QRIS Soundbox.

Sementara itu, segmen retail mencatatkan pendapatan Rp80 miliar, ditopang ekspansi gerai Lifework di sejumlah pusat perbelanjaan. Seperti di Central Park Mall, Tunjungan Plaza dan Senayan City.

Adapun segmen investasi menyumbang Rp22 miliar seiring peningkatan dana kelolaan (AUM) dan inovasi produk keuangan. Victor menyampaikan bahwa pertumbuhan pendapatan ini mencerminkan efektivitas strategi bisnis perusahaan dalam memperkuat ekosistem digital.

“Penguatan pemdapatan yang signifikan serta fokus kami pada optimalisasi operasional lini bisnis, menegaskan strategi perusahaan berada di jalur yang tepat untuk mewujudkan profitabilitias yang berkelanjutan,” tukasnya.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan