JawaPos.com - PT Pertamina Patra Niaga, subholding commercial & trading PT Pertamina (Persero), menargetkan transaksi melalui aplikasi MyPertamina mencapai 16 juta transaksi hingga akhir 2025.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menyebutkan, saat ini sudah ada 6.800 SPBU di seluruh Indonesia yang terhubung dengan sistem MyPertamina.
"Dengan 6.800 SPBU di seluruh Indonesia yang sudah terintegrasi, MyPertamina saat ini memiliki 2,5 juta pengguna aktif bulanan dengan potensi transaksi mencapai 16 juta transaksi pada akhir 2025," kata Ega dikutip dari Antara, Minggu (28/9).
Menurut Ega, sepanjang 2024, jumlah pengguna unik yang menukarkan poin MyPertamina meningkat hingga 36 persen. Angka ini menunjukkan loyalitas konsumen yang semakin kuat.
"MyPertamina kini menghadirkan layanan konsumen lebih terintegrasi, modern, dan mendukung percepatan ekosistem transaksi digital di Indonesia," ujar Ega.
Ke depan, MyPertamina akan terus dikembangkan menjadi ekosistem layanan energi yang lengkap dan berkelanjutan.
"Aplikasi MyPertamina saat ini telah berkembang dengan fitur pencarian SPBU terdekat, pembayaran digital, loyalti poin, perencanaan perjalanan, hingga pemesanan LPG," sebut Ega.
Selain itu, MyPertamina juga menyediakan program loyalitas yang memberi poin dari setiap transaksi. Poin tersebut bisa ditukar dengan hadiah menarik seperti voucher, merchandise, hingga undian berhadiah.
Tak hanya di sektor energi, MyPertamina kini memperluas jangkauan ke layanan lain seperti pemesanan hotel dan maskapai penerbangan.
Langkah ini memperkuat posisi MyPertamina sebagai bagian dari ekosistem digital gaya hidup masyarakat Indonesia.
Ega menegaskan, pengembangan MyPertamina tidak hanya fokus pada fitur, tetapi juga kualitas layanan dan kepuasan pengguna.
"Kami melihat tren kepuasan pengguna meningkat dari skor 4,22 pada 2023 menjadi 4,29 pada 2024. Angka ini menunjukkan konsumen semakin merasakan manfaat nyata dari transformasi digital yang kami lakukan," sebutnya.