← Beranda
Pemkot Banda Aceh Siapkan Alternatif WFH jika Kabut Asap Karhutla semakin Parah
Antara• Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03.07 WIB
Kondisi kota Banda Aceh yang diselimuti kabut asap karhutla, Jumat (16/10). (ANTARA/Rahmat Fajri)

 

 

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh menyiapkan alternatif untuk menerapkan kebijakan work from home (WFH) jika kabut asap kiriman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari sejumlah provinsi di Sumatera dan Kalimantan semakin parah.

"Kita sudah memantau kondisi udara kita saat ini di posisi orange. Artinya udara kita sudah tidak sehat. Kita bakal mengambil sikap apakah memberlakukan WFH bagi anak-anak sekolah," kata Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, di Banda Aceh, Jumat.

Untuk diketahui, Banda Aceh dan Aceh secara umum saat ini telah menerima paparan asap sejak dua hari lalu. BMKG telah memastikan asap tersebut merupakan kiriman dari karhutla Sumatera dan Kalimantan.

Illiza mengaku tidak menyangka kebakaran hutan tersebut menimbulkan dampak yang sangat luas bahkan sampai ke Banda Aceh sebagai daerah paling ujung barat Indonesia. "Kondisi ini harus kita sikapi dengan baik, agar lebih cepat kita mengurangi risiko dampaknya," ujarnya.

Illiza mengatakan, sejauh ini pihaknya telah memberikan peringatan kepada masyarakat jangan beraktivitas di luar rumah kalau tidak terlalu penting, terutama anak-anak yang memiliki penyakit asma bawaan, dan harus selalu menggunakan masker.

Dalam rangka pencegahan risiko kesehatan, kata dia, Pemko Banda Aceh segera membahas permasalahan ini secara detail sebagai langkah kesiapsiagaan jika kondisinya semakin buruk. Termasuk menyiapkan pelayanan terbaik di rumah sakit.

Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Lumpuhkan 16 Bandara Papua, Penerbangan Terancam Batal

"Kita segera duduk untuk kesiapsiagaan jika kondisi semakin berat. Kalau ini terus meningkat kita WFH, sekolah dari rumah. Dan kepada masyarakat, kalau memang tidak penting, sebaiknya di rumah saja," demikian Illiza Sa'aduddin Djamal. (*)

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan