← Beranda
UPN Veteran Jatim Nonaktifkan Dosen FEB yang Diduga Lakukan Pelecehan Verbal
Ardini Pramitha• Kamis, 15 Oktober 2026 | 22.52 WIB
Ilustrasi verbal bullying (Pexels/ Yan Krukau)

JawaPos.com - Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (UPNVJT) menonaktifkan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) berinisial HP yang diduga terlibat pelecehan verbal terhadap mahasiswanya.

Dugaan pelecehan itu dilakukan HP saat proses mengajar Mata Kuliah Umum (MKU) Bela Negara. HP diduga melontarkan candaan seksis.

Humas UPNVJT Nizwan Amin mengungkapkan penonaktifan HP sebagai dosen untuk mempermudah penyelidikan terhadap kasus tersebut. Serta agar peristiwa tersebut tidak terulang.

“Statusnya masih nonaktif sementara karena masih butuh beberapa tambahan lagi untuk membuat berita acara sama rekomendasi agar bisa disampaikan ke pimpinan untuk menentukan nanti sanksinya seperti apa,” kata Nizwan pada Kamis (15/10). Menurut Nizwan, pelecehan verbal termasuk dalam kategori pelanggaran tingkat menengah.

“Kalau ada bukti pendukung seperti korban yang lapor di Menfes itu kan ada yang sampai mengajak jalan keluar. Nah itu yang sampai sekarang belum lapor. Jadi yang kita fokuskan adalah yang di mana namanya pelecehan di dalam kelas itu,” terangnya.

Di sisi lain, kampus juga telah mengupayakan segala cara untuk melakukan sosialisasi kepada mahasiswa terkait cara pelaporan dan mengakses Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS).

“Kami dalam hal ini saat PPKMB sosialisasi itu dilakukan setiap fakultas. Terus di setiap fakultas itu pun juga sudah ada himbauan berupa banner terkait bullying, kekerasan verbal, kekerasan seksual, kamu bisa lapor di nomor aduan di mana, kita juga buka laporan online, dan masih banyak platformnya,” jelasnya.

 

Dia berharap agar para korban tidak takut dalam melaporkan setiap kekerasan seksual yang dialami.“Jangan takut-takut untuk lapor karena dari situ kita bisa mendapatkan keadilan, tetapi kalau hanya untuk sekedar viral, viral itu hanya satu dua hari. Tapi keadilan itu yang akan lebih penting,” pungkasnya.

 

 Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial kasus dugaan pelecehan verbal yang melibatkan dosen pria UPN "Veteran" Jawa Timur (UPNVJT) kepada mahasiswanya saat mengajar mata kuliah Bela Negara. Postingan itu pertama kali beredar di akun Menfess (Mention and Confess) kampus yang diduga dosen tersebut melontarkan pernyataan bernada seksual.

Dosen tersebut diduga berinisial HP yang berasal dari Prodi Manajemen UPN Veteran Jatim dan mengampu Mata Kuliah Umum (MKU) Bela Negara.

 

EDITOR: Diar Candra