JawaPos.com - Banjir yang melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), pada Sabtu (10/10), mendapat perhatian Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PAN, Athari Gauthi Ardi. Ia meminta keselamatan warga serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak menjadi prioritas dalam penanganan bencana.
Legislator dari daerah pemilihan (Dapil) Sumbar I tersebut juga mendorong agar proses evakuasi dilakukan secara cepat dan tepat, terutama terhadap warga yang masih terjebak banjir dan membutuhkan pertolongan segera.
“Dalam situasi seperti ini, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Warga yang terdampak perlu segera mendapatkan pertolongan dan dipastikan berada di tempat yang aman,” kata Athari kepada wartawan, Minggu (11/10).
Baca Juga: Ramalan Asmara Zodiak Taurus Minggu, 11 Oktober 2026: Perkuat Kedekatan dan Jaga Komunikasi
Athari menilai, kehadiran petugas di lokasi bencana sangat penting untuk memastikan seluruh warga terdampak memperoleh bantuan sesuai kebutuhan. Perhatian khusus, menurutnya, perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia (lansia), serta masyarakat yang membutuhkan penanganan khusus.
“Jangan sampai ada warga yang kesulitan mendapatkan bantuan. Kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan tempat berlindung harus diperhatikan agar masyarakat bisa melewati kondisi darurat ini dengan baik,” ucapnya.
Selain penanganan pada masa darurat, Athari mengingatkan pentingnya upaya pemulihan setelah banjir mulai surut. Ia berharap masyarakat terdampak memperoleh pendampingan yang diperlukan agar dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman.
“Setelah kondisi mulai membaik, masyarakat juga perlu mendapat perhatian agar bisa kembali beraktivitas dengan aman. Kita berharap seluruh warga terdampak diberi keselamatan dan situasi segera pulih,” tegasnya.
BPBD Fokus Evakuasi Warga
Banjir melanda Kota Padang setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu siang. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, dua kecamatan yang terdampak cukup parah adalah Koto Tangah dan Kuranji.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan petugas masih memprioritaskan penyelamatan warga yang terjebak banjir di sejumlah lokasi terdampak.
“Fokus kita saat ini melakukan evakuasi warga yang terjebak,” ujar Hendri, Sabtu (10/10).
Di Kecamatan Kuranji, kawasan Guo Lapau Munggu dilaporkan menjadi salah satu titik yang mengalami dampak cukup parah. Sementara itu, di Kecamatan Koto Tangah, banjir merendam kawasan Lumin Park dan Kampung Apa.
Hendri menjelaskan, laporan yang diterima BPBD sejauh ini berasal dari kedua kecamatan tersebut.
“Sejauh ini laporan dari dua kecamatan. Kecamatan Kuranji dan (Kecamatan) Koto Tangah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, banjir juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah lain di Kota Padang. Namun, tingkat dampaknya tidak separah kawasan Guo di Kecamatan Kuranji dan Lumin Park di Kecamatan Koto Tangah.
“Terparah di sana. Memang ada di daerah lain, namun tidak separah lokasi-lokasi itu (Guo Kuranji dan Lumin Park),” pungkasnya.