JawaPos.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengoptimalkan penggunaan biomassa sebagai bahan bakar alternatif pada proses produksi semen di Pabrik Tuban, Jawa Timur. Jenis biomassa yang dimanfaatkan oleh Perusahaan diantaranya serbuk halus sabut kelapa, bonggol jagung, serbuk gergaji, ampas tebu, hingga sekam padi.
Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan penggunaan biomassa jenis sekam padi di SIG Pabrik Tuban saat ini mendominasi. Porsi konsumsi limbah pertanian ini mencapai 400 ton per harinya.
Ratusan ton sekam padi tersebut didapatkan dari para petani lokal dan 10 perusahaan penggilingan padi yang tersebar di beberapa wilayah sekitar. Yaitu Tuban, Lamongan, Bojonegoro, hingga Rembang.
"Penggunaan biomassa membantu perusahaan mendapatkan sumber energi alternatif untuk meningkatkan keandalan operasi dan memperkuat inisiatif semen hijau yang rendah emisi," tulis Indra dalam siaran kepada media Jumat (25/9).
Lebih dari sekadar menjaga lingkungan, strategi ini ternyata juga membawa berkah finansial bagi masyarakat sekitar. Di mana langkah strategis ini diakuinya turut menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya para petani dan perusahaan penggilingan padi.
Dampak positif perputaran ekonomi ini turut dirasakan langsung oleh PT Pionir Nusantara Sukses, salah satu mitra pemasok sekam padi ke SIG Pabrik Tuban. Direktur Pionir Nusantara Sukses, Irsan Yanuardi, mengungkapkan, setiap bulannya ia memasok sekitar 2.500 hingga 3 ribu ton sekam padi ke pabrik tersebut.
Limbah penggilingan ini mayoritas diserap dari tangan pengepul di wilayah Tuban, Lamongan, dan Bojonegoro, bahkan sebagian dibeli langsung dari petani. Tercatat, sejak awal 2025 hingga saat ini, total sekam padi yang telah disuplai perusahaannya ke SIG Pabrik Tuban telah menyentuh angka 20 ribu ton.
Meski kerap menghadapi tantangan cuaca yang memengaruhi kualitas dan stok sekam, Irsan mengaku pendapatan usahanya rata-rata terus mengalami tren peningkatan.
"Karena koordinasinya berjalan baik, mulai dari penerimaan sampai pembayaran yang terbilang lancar. Kami berharap kerja sama ini bisa berlanjut terus," ujar Irsan.