← Beranda
Targetkan Tiap Dapil Terisi, Hanura Jatim Siapkan Strategi Menuju Pemilu 2029
Antara• Rabu, 23 September 2026 | 15.38 WIB
Rapat dan Konsolidasi Tim Task Force Partai Hanura se-Jawa Timur. (Dok. Hanura)

 

JawaPos.com - Wakil Ketua Umum Partai Hanura Patrice Rio Capella menilai wacana pencalonan presiden dan wakil presiden yang mensyaratkan dukungan minimal dua fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tidak memiliki landasan hukum yang jelas.

Rio menegaskan, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) telah menghapus ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (PT) menjadi 0 persen.

”Mahkamah Konstitusi sudah memutuskan bahwa PT Presiden itu 0 persen,” kata Rio dilansir dari Antara seusai memimpin Rapat dan Konsolidasi Tim Task Force Partai Hanura se-Jawa Timur di Hotel Platinum Tunjungan, Surabaya.

Baca Juga: Dua ABK Asal Maluku Meninggal di Kapal Asing, Pemulangan Jenazah Diminta Dipercepat

Ketua Tim Task Force DPP Hanura tersebut mengingatkan, setiap kebijakan yang bertentangan dengan putusan MK dapat kembali diuji melalui mekanisme judicial review.

”Apapun yang dilakukan yang mengingkari atau membangkang dari putusan MK itu ketika dilakukan JR (judicial review) itu pasti kembali lagi ke 0 persen,” ujar Rio.

Sementara itu, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mulai menyusun strategi untuk merebut kembali porsi kursi legislatif di Jawa Timur.

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Bergerak Variatif Usai Pertemuan Diplomatik AS-Iran, Sinyal Positif Jalur Ekspor

Sebagai salah satu barometer politik nasional, Jatim dipandang sebagai medan tempur krusial bagi partai politik untuk mendongkrak perolehan suara menuju Pemilu 2029.

Langkah awal konsolidasi tersebut ditandai dengan pengumpulan seluruh pengurus Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Jawa Timur di Surabaya.

​Wakil Ketua Umum yang juga Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura Petrice Rio Capella mengatakan, konsolidasi tingkat daerah difokuskan untuk membedah peta kekuatan di wilayah basis maupun zona lemah.

Saat ini, Hanura tercatat memiliki 27 wakil rakyat yang tersebar di 14 kabupaten dan kota di Jawa Timur. Namun, mereka masih absen di 24 daerah kabupaten/kota lainnya di Jawa Timur.

”Target kami pada Pemilu 2029 adalah seluruh daerah pemilihan di Jawa Timur terisi. Minimal satu hingga dua kursi untuk setiap kabupaten dan kota,” ungkap Rio.

Untuk mengejar tenggat tersebut, lanjut dia, Hanura mematok target perapian struktur partai hingga tingkat kecamatan diselesaikan pada pertengahan Oktober.

Baca Juga: Suhu Jatim Tembus 35 Derajat Celcius, Kota Mojokerto Paling Panas

Sementara penataan infrastruktur hingga level kelurahan dan desa ditargetkan rampung pada akhir Oktober.

Rio menjelaskan. penguatan mesin politik hingga akar rumput merupakan fondasi utama sebelum memasuki tahap penjaringan bakal calon anggota legislatif (bacaleg) pada pertengahan 2027.

”Kami berencana menggaet figur lokal, tokoh pemuda, dan kelompok perempuan sebelum mendaftarkan daftar caleg tetap ke KPU pada 2028,” ungkap Rio.

Baca Juga: PT PAL Siapkan Kemampuan MRO dan Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Guna mewujudkan target tersebut, pihaknya memastikan akan merangkul seluruh elemen masyarakat dan memperkuat sinergi hingga ke tingkatan paling bawah.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah