JawaPos.com - Banjir bandang atau galodo melanda kawasan perkantoran Bupati Solok, Sumatera Barat (Sumbar), pada Senin malam (21/9).
Air bah mengalir deras di perkantoran bupati yang berlokasi di kawasan Arosuka, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, itu. Saat berita ini ditulis belum ada kabar soal keberadaan Bupati Solok Jon Firman Pandu.
Dikutip dari Padang Ekspres (Jawa Pos Group), insiden itu berlangsung sekitar pukul 20.00. Arus air datang tiba-tiba dengan membawa beragam material dan kemudian meluas ke sejumlah bagian kompleks perkantoran.
Gerbang utama kompleks Kantor Bupati Solok ikut terdampak. Luapan air juga menggenangi jalur jalan di sisi kanan kawasan perkantoran.
Berdasarkan laporan awal yang diterima petugas, Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) menjadi salah satu area yang pertama kali terimbas hantaman arus air.
Baca Juga: Galodo Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Tim Gabungan Dikerahkan Lakukan Evakuasi
Tim gabungan yang terdiri atas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok melakukan penyisiran dan upaya pertolongan.
Kepala Seksi Operasi Damkar Zulhelmi Bosy mengatakan, armada dan personel dari sejumlah pos Damkar telah dikerahkan menuju kawasan terdampak. Pos tersebut antara lain Pos Kayu Aro, Pos Sumani, dan Pos Koto Baru.
JawaPos.com berupaya mengonfrimasi kepada Bupati Solok Jon Firman Pandu. Pesan singkat untuk mengonfirmasi insiden ini yang dikirim sejak Senin malam (21/9) pada pukul 21.00 WIB hingga berita ini dirilis belum dijawab. Sejumlah sumber mengaku tidak mengetahui di mana keberadaan Jon Firman Pandu.
Baca Juga: Gempar! Fenomena Galodo Hantam Danau Maninjau, Warga Panik
Akses Solok - Padang Putus
Galodo berdampak pada akses transportasi di lintasan utama. Pasalnya, kantor bupati Solok itu berada di jalan lintas yang menghubungkan Solok dengan Kota Padang. Jalan lintas itu tertutup material banjir bandang.
Aparat kepolisian menyatakan luapan arus air deras mengalir deras begitu mendadak dengan membawa beragam material hingga menutupi badan jalan.
Banyaknya material banjir bandang, aparat kepolisian mengalihkan arus lalu lintas ke Alahanpanjang, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Solok meminta pengguna jalan tidak memaksakan diri melintasi jalur terdampak.
"Jadi kami imbau kepada masyarakat untuk sementara menggunakan jalur Padangpanjang karena jalur kita tertutup dengan material banjir bandang," ujar Kasat Lantas Polres Solok Iptu Akbar Kharisma Tanjung pada Senin malam (21/9).