JawaPos.com - Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) menemukan satu korban KM Virgo Transport 8 di dalam badan kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, Minggu (20/9) pukul 14.14 WITA.
Korban langsung dievakuasi menuju KN SAR Kamajaya sebelum diangkut melalui jalur udara.
Proses pengangkutan udara tersebut memanfaatkan Helikopter HR 3601 milik Basarnas dengan menerapkan teknik hoisting rescue net agar korban dapat diangkat dari kapal ke helikopter secara aman dan terukur.
Setelah ditemukan di dalam badan kapal, korban langsung dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk proses penanganan awal.
Evakuasi Jalur Udara Gunakan Teknik Hoisting
Proses evakuasi dari KN SAR Kamajaya dilanjutkan melalui jalur udara menggunakan Helikopter HR 3601 milik Basarnas.
Baca Juga: Iran Berencana Tutup Selat Hormuz hingga AS Penuhi Komitmen
Petugas menerapkan teknik hoisting rescue net untuk mengangkut korban dari atas kapal ke helikopter secara aman dan terukur.
Kepala Basarnas M. Syafii menegaskan bahwa seluruh unsur yang terlibat terus bekerja maksimal di lapangan untuk menuntaskan operasi SAR ini.
"Penemuan satu korban hari ini merupakan hasil kerja keras seluruh Tim SAR Gabungan. Kami akan terus melakukan pencarian secara maksimal dan mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan. Setiap korban yang ditemukan menjadi amanah yang harus kami evakuasi dan serahkan kepada pihak keluarga," ujar M. Syafii, Minggu (20/9).
Hingga saat ini, Basarnas bersama seluruh unsur Tim SAR Gabungan masih terus menyisir lokasi di sekitar perairan tempat tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
Penyisiran dilakukan dengan mengoptimalkan berbagai unsur pendukung, mulai dari tim penyelam, armada kapal laut, hingga pemantauan jalur udara.