← Beranda
Kapal TB MT20 1301 Tenggelam di Perairan Bawean, 8 ABK Berhasil Diselamatkan
Dadang KurniaRabu, 16 September 2026 | 01.25 WIB
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P.H. (Dok SAR Surabaya).

JawaPos.com - Kecelakaan kapal kembali terjadi di perairan kawasan Jawa Timur. Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P.H. mengungkapkan, delapan Anak Buah Kapal (ABK) Tugboat (TB) MT20 1301 yang dilaporkan tenggelam di perairan Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur berhasil diselamatkan.

 

Kedelapan ABK tersebut diselamatkan kapal SPOB BRM 400 dengan tujuan Semarang, Jawa Tengah. Nanang memastikan, saat ini regu penyelamat tengah berlayar menuju Semarang menggunakan KN SAR Permadi, untuk menjemput kedelapan ABK Kapal TB MT20 1301.

 

"Pada pukul 14.00 WIB, kami terima informasi bahwa ke-8 ABK yang berada di tongkang tersebut sudah berhasil diselamatkan oleh kapal SPOB BRM 400 dengan tujuan menuju ke Semarang. Kami konfirmasi dengan Kantor SAR Semarang untuk kemudian akan melaksanakan penjemputan di Semarang," kata Nanang, Selasa (15/9).

 

Nanang menjelaskan, informasi terkait kecelakaan laut yang mengakibatkan Kapal TB MT20 1301 tenggelam di perairan Pulau Bawean pertama kali diterima dari sinyal marabahaya.

 

"Informasi awal berasal dari  distress signal yang dipancarkan oleh Emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB) TB MT20 1301," ujarnya.

 

Sinyal darurat tersebut pertama kali terdeteksi pada Minggu (13/9) sore, sekitar pukul 15.50 WIB. Saat sinyal itu terpancar, posisi kapal nahas tersebut berada di radius sekitar 15 mil laut dari Pulau Bawean, hingga akhirnya, kapal TB MT20 1301 dikonfirmasi telah tenggelam.

 

Meski kapal utama karam, delapan orang ABK dilaporkan berhasil menyelamatkan diri dengan bertahan di atas tongkang M80 1301 yang terombang-ambing di lautan. Tongkang tersebut hanyut lantaran jangkarnya terputus.

 

Merespons kedaruratan tersebut, Kantor SAR Kelas A Surabaya langsung bergerak cepat menerjunkan satu tim rescue dan mengerahkan KN SAR 249 Permadi untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di lokasi kejadian pada Senin (14/10). Meskipun, pencarian di hari pertama tidak membuahkan hasil.

 

 

EDITOR: Diar Candra