← Beranda
KSOP Pastikan Kapal Virgo Transport 8 Penuhi Kelaiklautan
Dadang KurniaSenin, 14 September 2026 | 20.55 WIB
Foto udara Helikopter Basarnas perlihatkan kondisi kapal Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa. (Basarnas)

JawaPos.com - Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, Agustinus Maun memastikan, Kapal Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa pada Minggu (13/10), telah memenuhi seluruh aspek kelaiklautan.

"Jadi kapal ini (Virgo Transport 8) sebelum berlayar itu sudah memenuhi seluruh aspek kelaiklautan kapal," kata Agustinus di Surabaya, Senin (14/10).

Agustinus menjelaskan, kapal tersebut dilengkapi sertifikat keselamatan yang telah diperiksa pada 7 Juni 2026 dan memiliki masa berlaku hingga Februari 2027.

Baca Juga: 5 Cara Cek Kesehatan Baterai Android yang Mulai Boros

Kemudian juga telah dilakukan verifikasi oleh Badan Klasifikasi Indonesia terkait kondisi lambung dan permesinan kapal, yang berlaku hingga Mei 2027. "Jadi kapal dinyatakan laik laut," ujarnya.

Selain dari sisi teknis, SDM yang menjalankan tugas di kapal tersebut pun dipastikannya telah memenuhi syarat. Maka dari itu pihaknya memperbolehkan kapal tersebut berlayar.

"Semua persyaratan kelaiklautannya sudah terpenuhi baik kapalnya secara teknis maupun sumber daya manusianya. Nahkoda dan seluruh kru itu laik laut, baru kita berikan surat persetujuan berlayar," terangnya.

Di sisi lain, Agustinus juga memastikan cuaca di Laut Jawa dalam kondisi aman saat kapal tersebut bertolak dari Surabaya menuju Banjarmasin. Ketinggian gelombang diprakirakan antara 1,5 sampai 2 meter, sehingga kapal dengan tonase 8.540 masih diperbolehkan berlayar, termasuk Kapal Virgo Transport 8.

"Tadi saya ketemu Pak Kepala BMKG Perak menginformasikan sebenarnya pada tanggal 12 (September 2026) itu tidak ada informasi mengenai peringatan cuaca. Informasi prakiraan cuaca yang kita terima pada satu minggu itu, di Laut Jawa ini berada pada ketinggian ombak itu 1,5 sampai 2 meter. Artinya untuk kapal dengan gross tonnage 8.540 untuk kapal jenis ini (Virgo Transport 8) itu masih bisa untuk melewati situasi cuaca seperti itu," ujar Agustinus.

Terkait penyebab kecelakaan laut tersebut, Agustinus mengaku tidak mengetahuinya. Ia meminta semua pihak bersabar menunggu investigasi yang dilalukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). "Itu (penyebabnya) nanti tunggu saja hasil investigasi dari teman-teman KNKT," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Kapal Virgo Transport 8 yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan mengangkut 243 penumpang dilaporkan hilang kontak sebelum diketemukan terbalik di Laut Jawa.

Kapal Virgo Transport 8 diketahui berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 10.13 WIB dan sejatinya bersandar di Pelabuhan Basirih, Banjarmasin, pada Minggu (13/9) pukul 14.00 WIB.

Saat ini, sebanyak 129 penumpang kapal dinyatakan masih hilang dan tengah dalam pencarian Tim SAR gabungan. Baru 114 penumpang yang berhasil dievakuasi dengan rincian, 108 dievakuasi selamat dan enam meninggal dunia.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah